Belajar Maling, Lima Bocah Nyaris Dibui

oleh
PONOROGO – GSINews. Polsek Ponorogo melaksanakan penyelesaian masalah atau problem solving kasus pencurian yang melibatkan pelaku anak-anak, Senin (11/6/2018) bertempat di Aula Mapolsek Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Tampak hadir dalam mediasi adalah Kapolsek Ponorogo AKP Lilik Sulastri bersama Kanit Reskrim Polsek Ponorogo Ipda Rosyid Effendi serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman maupun Tambakbayan.
Hadir juga Lurah Kauman dan Lurah Tambakbayan serta para orang tua pelaku dan korban yang menjadi Guru TK Muslimat Kauman.
Kelima tersangka melakukan pencurian pada (8/6/2018) sekitar pukul 15.00 WIB yang langsung ditangkap warga dan dilaporkan ke Polsek Ponorogo sekitar pukul 16.30 WIB.
Adapun lokasi pencurian adalah di TK Muslimat Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo dan Gedung SMK 17 Kelurahan Tambakbayan.
Kelima tersangka adalah DA (12 th), IW (12 th), BE (15 th), ST (14 th) dan  PU (14 th). Kesemuanya adalah warga Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.
Salah satu korban pencurian adalah Vera Wahyu Rahma Diyani (37 th) warga Jalan Subokastowo No. 15 Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo
Modus Operandinya adalah 5 orang tersangka pada Jum’at (8/6/2018) sekitar pukul 15.00 WIB ditangkap oleh warga karena mencuri 1 (satu) buah tabung gas isi 3 Kg ‘Melon’ di Gedung SMK 17 Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. “Selanjutnya sekira pukul 16.30 WIB pelaku diserahkan ke Polsek Ponorogo guna penyidikan lebih lanjut,” papar AKP Lilik Sulastri.
Dari hasil pengembangan didapat info bahwa ke 5 pelaku juga mencuri di TK Muslimat Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.
“Sehubungan dengan kejadian tersebut baik dari pihak korban maupun keluarga pelaku sepakat untuk diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” katanya.
Bahkan mediasi dilakukan langsung oleh Kapolsek Ponorogo tersebu berlangsung dengan penuh kekeluargaan. (GSINews-lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *