Anggaran Dana Bencana Kekeringan BPBD Kab.Madiun Hanya 5 Juta

oleh

MADIUN.GSINews.Net-Badan penanggulangan bencana daerah(BPBD) Kabupaten Madiun hanya mendapat kucuran dana untuk bencana kekeringan sebesar 5 juta rupiah. Anggaran tersebut dinilai sangatlah minim untuk memasok air bersih lantaran dinilai tak sebanding dengan potensi ribuan warga terdampak kekeringan.
Dana bantuan bencana kekeringan masyarakat Kabupaten Madiun dinilai sangatlah minim, BPBD setempat hanya mengantongi budget 5 juta rupiah untuk memasok ribuan warga yang terdampak bencana kekeringan. Hal ini sangatlah tidak sebanding mengingat prediksi dari BMKG Juanda Surabaya bahwa kemarau akan berlangsung hingga November mendatang.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Eddi Hariyanto menjelaskan, cukup atau tidaknya dana sebesar 5 juta rupiah untuk memasok bantuan air bersih untuk warga terdampak bencana kekeringan diseluruh wilayah Kabupaten Madiun, Eddi menambahkan, beberapa langkah mengatasi minimnya anggaran bila ada permohonan supply air ke desa-desa yang terdampak kekeringan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BPBD Jawa Timur terkait penyaluran bantuan. Pemerintah provinsi siap mem-backup jika nantinya ada pemberitahuan, tidak hanya itu pihaknya juga akan mengajukan penggunaan dana dari pos biaya tidak terduga.

Berdasarkan SK Bupati Madiun, sebanyak 28 desa di 6 kecamatan dinyatakan sebagai daerah status siaga darurat bencana kekeringan antara lain, Kecamatan Dolopo, Dagangan, Wungu, Geger, Gemarang dan Kecamatan Kare, status tersebut diberlakukan hingga 31 oktober mendatang. (GSINews-Noor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *