Pencari Pasir Tinggal Di Rumah Bertembok Tanah, Hanya Tersekat Terpal Dengan Kandang Kambing

oleh

MAGETAN.GSINews.Net-Kesulitan perekonomian membuat Jiman (60) bersama istrinya Cikrak (50) bertahan hidup di rumah sangat sederhana yang terbuat dari bata mentah yang direkatkan dengan tanah liat. Rumah berukuran 6 X 4 meter yang berada di RT : 15 RW : 03 Dukuh Banaran Desa Selotinatah Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan Jawa Timur ini, bahkan hanya memiliki satu ruang untuk tidur dan kegiatan sehari hari keluarga Jiman bersama ke 3 anaknya.

Bahkan tidak semua dinding rumah Cikrak tertutup oleh tembok tanah, sebagian dinding rumah hanya ditutup dengan terpal dan kain agar angin tidak terlalu kencang berhembus masuk kerumahnya. Dinding terpal pula yang memisahkan satu satunya ruang dirumah tersebut dengan kandang kambing yang terletak dibelakang rumah.

Perasaan was-was selalu menghantui Cikrak jika Kota Magetan diguyur hujan deras, karena banyak dari genteng rumahnya sudah pecah dan berlubang. Selain itu angin kencang juga dikhawatirkan membuat rumah yang ditingali sejak 7 tahun lalu, tanpa pernah tersentuh perbaikan itu roboh menimpa mereka. Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk makan sehari- hari bersama dengan 3 anaknya saja sudah susah.

Jiman suami Cikrak hanya seorang sopir serabutan yang belum tentu bekerja setiap hari. Untuk menopang kehidupannya, Cikrak bekerja sebagai buruh tani atau mencari pasir di kali tak jauh dari rumahnya. Satu hari Cikrak mampu menambang pasir sebanyak 15 karung dengan harga jual Rp 2.000 perkarung. Itupun tidak setiap hari laku, karena butuh 2 hari untuk memindahkan pasir dari sungai tempatnya menambang ke jalan desa.

Dulu Cikrak bekerja sebagai buruh angkut di pasar sayur Magetan, sebelum kakinya terasa sakit. Akibat sakit yang dideritanya, Cikrak mengaku tidak mampu lagi mengangkut beban sayur yang mencapai lebih dari 100 kilogram di Pasar Sayur Magetan. Meski hidup serba kekurangan, Cikrak berharap anaknya Wahyu yang masih duduk di kelas 3 dan Agung kelas 6 bisa tetap bersekolah dan melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. (GSINews-Goes/Soek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *