Warga Miskin Ponorogo Butuh Uluran Tangan Dermawan

oleh

PONOROGO.GSINews.Net – Dalam Suasana Meriahnya Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73 Tahun. Dan Berbagai Asesoris Menghiasi Seluruh Jalan Utama Setiap Kota dan Kabupaten yang ada di Nusantara ini. Sebenarnya Masih Banyak Masyarakat Indonesia Yang Tidak Bisa Merasakan Kemerdekaan Negerinya selama ini.

Salah satunya adalah keluarga Sumarni Warga Kelurahan Tonatan Ponorogo, meski Ia Tinggal Bersama anak dan cucunya di Tengah Kota Reog ini, kondisinya Sungguh Memprihatinkan. Apalagi saat Menjelanag  Perayaan  Hari Kemerdekaan Ini, Ia harus kembali di uji dengan musibah yang membuat keluarganya semakin tak berdaya di saat gemerlap dan kemeriahan Peringatan Kemerdekaan ini terus berlangsung.

Sugeng satu satunya anak yang menopang ekonomi keluarga bagi dirinya dan cucunya, Jatuh sakit terkena Stroke, sehingga Kondisinya pun sangat memprihatinkan, jangankan bekerja, untuk Bangun dari pembaringan pun Sugeng kesulitan karena Stroke yang di alaminya.

Tidak hanya itu Saja , di Jaman Modern seperti ini, Sumarni Juga harus iklhas menerima cucunya Faris 13 tahun, menjadi omongan temancsebayanya, Karena cucunya buta huruf, Akibat tidak mampu membiaya sekolah cucunya. Kondisi yang Seperti ini membuat mental Faris edikit terganggu , dan Ia sangat tertutup saat melihat orang asing datang ke rumahnya.

Masih banyak  lagi di jaman Kemerdekaan ini, Masyarkat miskin dan tidak berdaya ingin mendapatkan uluran Tangan dan Bantuan dari mereka para kaum Dermawan, Hanya untuk bisa makan demi menyambung nafas,

Dan cukup Ironis lagi karena  tidak sedikit generasi muda di usia sekolah tidak bisa melanjutkan pendidikan, Karena biaya pendidikan yang mahal, jika Pendidikan sudah tidak terjangkau bagi mereka, siapa yang bertanggung jawab kepada Faris, dan teman -teman Faris saat ini, sementara pendidikan di Ponorogo saat ini, sangat mahal. Dan Kepala Dinas Pendidikan Ponorogopun Se akan tutup mata Melihat Apa Yang ada di Dunia Pendidikan saat ini. (GSINews-Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *