Peringati HUT RI Ke 73 Warga Irawan Nyalakan Ublik dan Renungan Suci

oleh

PONOROGO.GSINews.Net – Berbagai cara di lakukan  oleh Masyarakat  Indonesia  dalam rangka  memperingati  HUT RI Ke 73 Tahun. Salah satu peringatan  yang di lakukan oleh Warga Jalan Irawan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kota. Kabupaten Ponorogo Jawa Timur  Ini, yaitu menggelar renungan suci dengan media ublik i sasi, yang berjumlah 1945. Ublik atau lentera , kemudian di pasang  sepanjang Jalan  Irawan sebagai penerangan jalan nya.

Beginilah Suasana Jalan Irawan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kota Kabupaten Ponorogo, terlihat menjelang malam  hari, seluruh  warga beramai ramai memasang ublik  atau lentera  sepanjang Jalan Irawan, dan penyalaan lentera ini di lakukan oleh anak – anak  juga pemuda pemudi   warga Jalan Irawan .

Terkait dengan kegiatan peringatan  HUT RI Ke 73 th ini , Ketua Panitia Peringatan  HUT RI  Satrio Cahyo Palupi menjelaskan,  bahwa acara di laksanakan  sebagai ungkapan syukur di mana kita sebagai genarasi muda, bersama masyarakat senantiasa menjalain persatuan dan kesatuan untuk mengenang jasa para pahlawan, yang telah gugur dalam mendapatkan kemerdekaan Bangsa  Indonesia yang dapat kita rasakan hingga saat ini. Untuk mengenang jasa para Pahlawan Kemerdekaan tersebut, warga pun menyimbulkan dengan penerangan lentera sejumlah 1945. Yang di letakan di sepanjang Jalan Irawan.

Di samping peringatan  HUT RI Ke 73 Tahun, kegiatan ini juga dalam rangka Bersih Desa yang  diadakan di Kelurahan Kepatihan, adapun tujuannya agar masyarkat  Kelurahan  Kepatihan di berikan berkah dan warganya jauh dari  segala musibah.

Satrio menambahkan  dalam peringatan HUT RI ke 73 Tahun ini, di samping Kegiatan Renungan Suci, akan di lanjutkan dengan Kegiatan Upacara yang di ikuti oleh Warga RT 01, 02 juga yang disekitar RW 03 Kelurahan Kepatihan. Juga kegiatan lomba – lomba untuk menyemarakan peringatan HUT RI ke 73 tahun tersebut.

Dengan adanya acara tersebut, Joko Waskito sebagai tokoh masyarakat menambahkan, bahwa kegiatan renungan suci ini, akan di lanjutkan dengan  doa bersama, menyanyikan lagu wajib dan disusul dengan pelaksanaan makan bersama buceng porak.  Tujuannya tidak lain untuk mewujudkan kebersamaan antar warga yang ada di lingkungan rt/rw kepatihan. (GSINews-Fad)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *