Jeruji Bukan Penghalang Untuk Berkarya

oleh

NGAWI.GSINews.Net-Jeruji besi tak menjadi penghalang bagi para napi perempuan penghuni lapas kelas II b Ngawi ini. Berbekal bakat yang dimiliki mereka masih bisa berkreasi untuk membuat kerajinan.

Adalah Lilis dan Vuja, dua napi kasus narkoba ini memang memiliki bakat dalam hal membuat kerajinan dari kain flanel, busa, kapas, dan  peralatan seperti gunting, pisau, lem tembak. Dibantu rekan sesama napi, Lilis dan Vuja bisa membuat souvenir bantal dan puluhan gantungan kunci dengan berbagai bentuk.

Selain melayani pesanan, hasil karya para napi perempuan ini juga banyak dijual di pasaran. Mereka berharap kelak keluar dari penjara bisa diterima di masyarakat kembali. Pasalnya, mereka akan mengembangkan ilmu ketrampilan yang diperoleh di dalam penjara tersebut sebagai sumber mata pencaharian sehingga lepas dari dunia narkoba. Untuk harga, kerajinan berbentuk boneka dipatok dari harga 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung besar kecilnya boneka.

Sementara menurut Mas Indra, Kasi Binaker Lapas II b Ngawi, pihaknya sangat mendukung dengan program pembinaan kemandirian untuk para napi. Selain untuk membekali para napi dengan ketrampilan juga untuk menyiapkan mereka dengan hal positif yang berguna ketika mereka keluar dari penjara.(GSINews-Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *