Supriyanto : Presiden Dipilih Karena Ekonomi Mudah Murah

oleh
PONOROGO – Penilaian atau persepsi masyarakat terhadap kinerja Presiden dengan Kepala Daerah baik gubernur, bupati maupun walikota sangat berbeda.  Hal itu disampaikan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra,  Supriyanto yang membandingkan persepsi masyarakat saat ini terhadap presiden dengan kepala daerah.
Menurut Supriyanto,  masyarakat menilai jika kepala daerah dinilai berhasil jika kemajuan infrastrukturnya melesat. “Kepala daerah yang berhasil menurut masyarakat adalah yang pintar dan berhasil  membangun infrastruktur. Hal itu menunjukkan kepala daerah tersebut jago lobi,” ungkap Supriyanto,  Rabu (5/9/2018).
Masih menurut politisi Partai Gerindra ini,  kepala daerah lebih tergantung uang dari pusat. “Kinerja kepala daerah yang baik menurut masyarakat adalah berhasil dari hal sederhana,  misalnya jago lobi, enak ditemui,  enak diundang, mengurus surat-surat mudah,” tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa seorang kepala daerah sebenarnya mayoritas menggantungkan anggaran dari pusat atau hanya membelanjakan saja.
Sedangkan kinerja seorang Presiden, menurut Ketua DPC partai Gerindra Ponorogo,  dinilai berhasil jika sukses membangun pertumbuhan ekonomi. “Presiden dinilai berhasil dan bagus jika rakyat makmur,  nilai tukar rupiah menguat tidak melemah dan terpenuhinya kebutuhan mendasar masyarakat,  seperti pendidikan,  perumahan,  lapangan kerja luas atau cenderung terpenuhinya pondasi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Terkait banyaknya Kepala daerah yang tertarik ke incumben (Jokowi) menurut dia karena mindsetnya kepala daerah adalah bisa mendapat kucuran anggaran besar dari pusat (APBN). “Dengan harapan nanti dapat proyek pusat banyak sehingga kalau benar dapat kucuran dana dari pusat,  si kepala daerah akan leluasa membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” imbuhnya.
Yang jelas menurut Kang Pri sapaan Supriyanto, persepsi publik terhadap presiden adalah rakyat ingin serba murah dan mudah.
“Bukan infrastruktur yang baik,” terangnya.
Sehingga mantan Ketua DPRD Ponorogo ini memaparkan keberhasilan seorang Presiden dinilai dari faktor fundamental ekonomi. “Di beberapa negara, banyak presiden turun di tengah jalan karena masalah ekonomi jatuh,” tukasnya. (GSINews-Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *