Dinas Peternakan dan Perikanan Pamerkan  Program Asuransi Sapi Dalam Pameran Pembangunan HUT Ke 343 Kabupaten Magetan

oleh

MAGETAN.GSINews.Net -Sejumlah pengunjung pameran pembangunan dalam rangka HUT ke 343 Kabupaten Magetan terlihat menikmati susu jahe hangat gratis serta beberapa makanan kecil hasil dari olahan ikan dan daging sapi di saat berkunjung ke Stand Dinas peternakan dan perikanan Kabupaten Magetan. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan Kustini mengatakan, stand pameran Dinas Peternakan dan Perikanan kali ini lebih menekankan detail informasi terkait program siwab untuk meningkatkan populasi sapi dan asuransi sapi bagi peternak yang kurang mampu. “ Siwab ini program kebijakan pusat dalam rangka peningkatan populasi sapi di Kabupaten Magetan menuju swasembada protein hewani,” ujarnya Jumat (05/10/2018).

Sementara Kabid produksi peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten magetan Nurharyani mengatakan saat ini telah populasi sapi di Kabupaten Magetan saat ini mencapai 110.000 ekor dengan potensi betina produktif sekitar 40.000 ekor sapi betina.  Selama 2 tahun terahir program sapi indukan wajib bunting siwab telah melahirkan  hamper 20.000 pedet hasil inseminasi mulai November 2017. “ Kita difasilitasi pelayanan inseminasi buatan  IB gratis, pemeriksaan gangguan reproduksi sapi betina dan pemeriksaan kebuntingan sapi sapi milik masyarakat. Semua sapi ini milik masyarakat. Pemerintah menginginkan adanya peningkatan populasi yang akan berdampak pada kesejahteraan kepada peternak di Kabupaten Magetan. Melalaui siwab ini kita harapkan kelahiran 70 persen dari target sekitar 31.000 pedet,” katanya.

Selain peningkatan populasi pedet, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan juga menggulirkan program asuransi usaha ternak sapi AUTS bagi peternak yang kurang mampu. Nurharyani  menjelaskan Program asurasni usaha ternak sapi AUTS merupakan jaminan resiko usaha para peternak. Dengan adanya asuransi diharapkan petani merasa terlindungi jika terjadi sesuatu dengan sapi yang mereka ternakan. “walaupun ini satu tahun, tapi dengan asuransi ini memberikan ketentraman berusaha bagi peternak. Ketika terjadi kematian pada ternak sapi peserta jaminan akan mendapat uang pertanggungan Rp 10 juta. Sementara kalau ternak hilang peserta akan mendapat pembayaran  30 persen dari harga sapi,” imbuhnya.

Saat ini Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten magetan telah mengakomodir 500 peternak sapi untuk mendapatkan asuransi ternak sapi secara gratis. Saat ini Dinas Peternakan juga masih melakukan data terhadap 1000 peternak sapi untuk mendapatkan asuransi tahun depan. Premi asuransi sebesar Rp 200 ribu per ekor saat ini ditanggung oleh pemerintah sebesar Rp 160 ribu sementara pemerintah daerah menanggung sisa pembayaran premi sebesar RP 40 rupiah. “ Target saat ini 1.500 peternak sapi dimana 500 target dari provinsi dan 1000 dari kabupaten dimana 500 peternak sudah jalan sementara yang 1000 kiat sudah mengumpulkan kepal desa dan lurah di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Sukomoro, Kecamatan Maospati, Kecamatan Karangrejo dan Kecamatan Mbarat kita mentarget setiap desa itu 20 ekor. Data dari kepala desa dan lurah tersebut,” pungkasnya. (GSINews-Soek)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *