Tingkatkan Nilai Tambah Pertanian, Dinas TPH PKP Kabupaten Magetan Pamerkan Produk Olahan Dari Petani Dalam Pameran Pembangunan HUT ke 343

oleh

MAGETAN.GSINews.Net – Ratusan jenis hasil pertanian dan perkebunan petani di Kabupaten Magetan dipamerkan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikulura Perkebunan dan Ketahanan Pangan TPH PKP Kabupaten Magetan, di Pameran Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke 343 Kabupaten Magetan yang digelar di GOR Ki Mageti. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikulura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Edy Suseno mengatakan, pihaknya mencoba menawarkan hasil pertanian dari petani binaannya melalui display  ratusan produk pertanian di Kabupaten Magetan. “ Mohon maaf kami tidak melakukan penjualan di stand kami, tapi kami langsung menghubungkan yang berminat dengan hasil produk pertanian dengan petani di Magetan. Kami sudah memasang nomor kontak petani pada setiap produk yang dipamerkan,” ujarnya Jumat (05/10/2018).

Sementara Sekertaris Tanaman Pangan Hortikulura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Ir Uswatul Chasanah mengatakan, melalui pameran kali ini pihaknya menekankan kepada para petani di Magetan untuk melakukan pengolahan peningkatan nilai tambah hasil pertanian. Dengan  adanya pengolahan bahan baku tersebut akan meningkatkan harga jual produk pertanian di Kabupaten Magetan. “Dengan adanya pengolahan produk segar kita meningkatkan harga jual. Dengan pengolahan juga meningatkan  daya tahan simpan dengan waktu agak lama,” katanya.

Hasil dari pengolahan peningkatan nilai tambah hasil pertanian saat ini yang sudah mampu menembus pasar hingga beberapa kota di Jawa Timur Seperti Surabaya adalah manisan dari kulit jeruk pamelo. Para petani selain mampu menjual buah jeruk pamelo para petani juga mendapatkan hasil dari kulit jeruk yang biasanya dibuang sebagi limbah. Selain jeruk beberapa jenis sayuran juga diolah menjadi keripik.“ Manisan dari kulit jeruk pamelo ini sudah sampai di Surabaya. Selain petani menjual buah segarnya petani juga bisa mengolah kulitnya. Kita juga punya janggelan instan. Ada juga beberap jenis sayur yang diolah menjadi keripik,” imbuh Uswatul.

Dari olahan perkebunan di Kabupaten Magetan juga tak kalah bersaing dengan produk pertanian lainnya. Sejumlah hasil perkebunan seperti kopi dan cengkeh juga dipamerkan. Sementara dari hasil pertanian beberapa jenis beras hasil pertanian yang telah dikemas sedemikain rupa sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada para petani langsung menjual tanpa mengolahnya. Dinas Tanaman Pangan Hortikulura Perkebunan dan Ketahanan Pangan TPH PKP Kabupaten Magetan saat ini menaungi lebih dari 300 kelompok tani serta lebih dari 1000 petani untuk melakukan inovasi dalam pengolahan hasil perkebunan dan pertanian untuk menghasilkan nilai lebih. “ Makanya di setiap produk unggulan ini kita sertakan ini hasil kelompok atau petani dari mana yang disertai dengan nomor telpon. Para pengunjung pameran bisa langsung kontak dengan petani yang menghasilkan komoditas pertanian tersebut,” pungkas Uswatul. (GSINews-Soek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *