Cegah Terorisme, Polres Ponorogo Gelar Sterilisasi Gereja

oleh
PONOROGO.GSINews.Net – Dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas saat umat Kristen melaksanakan ibadah rutin setiap Minggu, Satsabhara Polres Ponorogo melakukan sterilisasi gereja yang ada di wilayah Kota Ponorogo, Jatim.
Tiap-tiap rumah ibadah umat Kristiani yang berada di wilayah kota Ponorogo, mendapat kunjungan personel Satsabhara Polres Ponorogo yang di pimpin oleh KBO Satsabhara Ipda Fathoni, Minggu (21/10/2018) kemarin.
Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Djoko Winarto melalui KBO Ipda Fathoni mengatakan, untuk giat sterilisasi di gereja-gereja dilakukan tidak hanya hari Minggu saja tetapi setiap ada kegiatan gereja seperti pada hari ini anggota Satsabhara  dari  pukul 06.00 WIB pagi sudah melaksanakan sterilisasi di gereja di seputaran Kota Ponorogo seperti Gereja Sidang Jemaat Allah komlek Ruko Gajahmada Ponorogo dipimpin Pdt. Paulus Rihartoyo dengan jumlah Jemaat 30 orang, Gereja Santa Maria Jalan Gajahmada dipimpin Romo Sairin, jumlah jemaat  300 orang, GKJW Jalan Argopuro Ponorogo  dipimpin Pdt. Daru Sasongko dengan jumlah jemaat  100 orang dan Gereja Bethel Tabernakel House Of Grace (Gedung CBS) Kelurahan Jingglong Ponorogo yang dipimpin Pdt. Silvia dengan jumlah jemaat 100 orang serta Gereja Bethel Tabernakel Maranatha Ponorogo yang dipimpin Pdt. Paulus Yulianto dengan jemaat 100 orang.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa Satsabhara dalam melaksanakan kegiatan Sterilisasi mengunakan peralatan yang siap digunakan mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan. “Diantaranya adalah Rompi anti peluru, helm baja, metal detector, mirror reflector, senter besar dan senpi laras panjang dan pendek sebagai pendamping kami dalam melaksanakan tugas,” tandas Ipada Fathoni.
Sedangan sterilisasi Gereja dengan sasaran seperti kursi, meja, alat-alat musik, ruang ganti pakaian pastur, disisi luar sisi samping kanan-kiri meliputi : kamar mandi,tempat sampah dan seputar lingkungan gereja serta di depan Gereja dan altar Gereja.
Menurutnya, kegiatan seterilisasi di gereja gereja yang di laksanakan Satsabhara Polres Ponorogo tidak di temukan hal-hal yang mencurigakan ataupun barang-barang berbahaya. “Setelah seterilisasi satsabhara menyerahkan berita acara pelaksanaan seterilisasi kepada pengurus Gereja bahwa gereja siap di gunakan kebaktian,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ipda mengungkapkan jika tujuan pengamanan ini tidak lain semata-mata untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk setiap pemeluk agama dan kepercayaan saat melakukan ibadah.
“Sebagai pengayom masyarakat tentunya kami ingin selalu memberikan rasa aman untuk warga, tak terkecuali jemaat gereja yang tengah melaksanakan ibadah di gereja,” tambahnya.  (GSINews- lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *