BNNP Lakukan Pengembangan Paska Penangkapan Sabu Seberat 4 Kilogram. BNNP Jawa Timur Datangi Lapas Kelas 1 Madiun

oleh

MADIUN.GSINews.Net – Terkait Penangkapan Narkoba Jenis Sabu-Seberat 4 Kilogram AKBP Wisnu Candra Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Jawa Timur Beserta Tim. BNNP Mendatangi Lapas Kelas 1 Madiun Untuk Mengambil Alat Bukti Berupa Telepon Genggam Yang Digunakan Narapidana Didalam Lapas Untuk Memantau Transaksi. Seperti Diketahui Sebelumnya BNNP Melakukan Penangkapan Terhadap Dua Wanita Yang Diduga Merupakan Jaringan Sabu Yang Dikendalikan Dari Dalam Lapas Dengan Berat 4 Kilogram Yang Di Tangkap BNNP Jatim Pada Kamis Malam Tanggal 02 Mei 2019 Di Bekas Lokalisasi Gude Desa Teguhan Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun.

Kalapas Madiun Thurman Hutapea Menyampaikan Kepada Awak Media Bahwa Kejadian Ini Sangat Disayangkan Yang Seharusnya Penangkapan Sabu-Sabu Tersebut Dikembangkan Dahulu Dan Jangan Terburu-Buru Di Rilis  Kepada Awak Media. Sehingga Apa Yang Menjadi Barang Bukti Di Napi Dalam Lapas Tidak  Di Hilangkan Oleh Yang Bersangkutan.

AKBP Wisnu Candra Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Jawa Timur Menjelaskan. Jejak Digital Itu Sangat Tidak Akan Mungkin Bisa Terhapus Meski Di Hapus Chating Whatsapnya Pun Sangat Masih Bisa Ditelusuri. Bahkan Meski Di Buang Sim Cardnya Dan Nanti Akan Dibuktikan Siapa-Siapa Yang Terlibat Didalamnya. Di Dalam Lapas BNNP Berhasil Menyita 3 Buah Handphone Milik Napi Bernama Afon Dan Desmon. Alat Komunikasi Ini Akan Digunakan Sebagai Petunjuk Pengembangan Keterlibatan Kedua Napi Tersebut Yang Diduga Terlibat Jaringan Narkotika Internasional. (GSINews-Noor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *