Walikota Madiun Ikuti Kirab Dalam Acara Halal Bihalal PSH Winongo Tunas Muda

oleh

MADIUN.GSINews.Net- Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Madiun ( PSHWTM) mengadakan acara halal bihalal dan juga kirab budaya dalam melestarikan kesenian beladiri Pencak Silat di Kelurahan Ngegong, Kota Madiun pada Minggu(07/07/2019).

Pesilat Persaudaraan Setia Hati Winongo dari Kota Madiun hadir dalam acara ini untuk ikut serta dalam halal bihalal yang digelar salah satu perguruan silat terbesar di Kota Madiun tersebut.

Selain itu, turut hadir Walikota Madiun Drs.H.Maidi, Sekda Kota Madiun Rusdiyanto, Danrem 081 DSJ, Kolonel Masduki, dan seluruh jajaran keamanan dan juga Pengasuh Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Madiun HR.Agus Wiyono.

Dalam kesempatan ini, Walikota Madiun beserta Pengasuh Setia Hati Winongo dan rombongan, dikirab menggunakan kereta kencana sejauh kurang lebih 1 Km dari Pusat Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSWHTM) menuju lokasi halal bihalal di Kelurahan Ngegong, Kota Madiun.

Tidak hanya itu, berbagai pertunjukan kesenian daerah seperti kesenian dongkrek madiun mengiringi disepanjang rute yang dilalui arak – arakan kirab budaya.Walikota dan Pengasuh Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda tersebut.

Dalam acara tersebut juga disuguhkan atraksi berbagai jurus pencak silat yang diperagakan oleh pesilat Persaudaraan Setia Hati Winongo di atas panggung yang disaksikan langsung oleh Pengasuh PSHWTM dan Walikota Madiun.

Pengasuh PSH Winongo H.R.Agus Wiyono dalam sambutannya mengajak untuk melestarikan seni pencak silat yang merupakan ciri khas dari Kota Madiun, mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Budaya bangsa ini wajib dilestarikan, karena Madiun disini adalah tandanya pencak silat, dari 13 perguruan 8 diantaranya asli berpusat di Madiun. Selain itu marilah kita tingkatkan Iman dan Taqwa kepada-Nya serta menjauhi larangan-Nya serta mempererat silaturahmi. Karena didalam ajaran SH yaitu mengolah raga dan mengolah batin untuk mencapai keluhuran budi guna mendapatkan kesempurnaan hidup, kebahagian, serta kesejahteraan lahir batin di dunia dan akhirat, ungkap Agus Wiyono.

Dalam sambutannya, Walikota Madiun Maidi memaparkan, bahwa pihaknya berencana akan mengumpulkan kurang lebih 400 Pendekar/Pesilat guna mendiskusikan tentang wacana menjadikan Kota Madiun menjadi Kota Pendekar.

InsyaAllah bulan ini saya akan mengumpulkan sebanyak kurang lebih 400 pendekar saya ajak berdiskusi, Kiranya kedepan ini kota Madiun bisa menjadi tempat wisata lokal maupun internasional. Saya rumuskan karena kota ini akan menjadi kota pendekar, kata Maidi.

Maidi juga menambahkan tentang persiapan kegiatan pada bulan Syuro yang akan datang, pihaknya akan berencana menjadikan alun – alun Kota Madiun menjadi lokasi lomba jurus seni silat satu bulan penuh dan akan menampilkan pesilat dari 13 perguruan yang ada di Madiun.

Dan kita jadwalkan bulan Syuro atau bulan Muharam itu satu bulan penuh alun – alun itu untuk lomba jurus seni, bukan tarung bebas. Dan dari 13 perguruan yang ada di Madiun, hari ini saya sudah merancang dari 13 itu yang nanti tanggal 25, 26, 27 Juli rencana Menpora akan ke Madiun guna melihat seni silat nusantara yang ada di madiun yang di ikuti beberapa negara akan kita coba tampilkan di Madiun,” imbuhnya.

Dengan slogan “Madiun Kota Pendekar” Maidi berharap kedepan bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun wisatawan asing, sehingga Kota Madiun menjadi ramai dan masyarakat sejahtera serta aman dan nyaman menjadi jujukan wisata nasional dan internasional.(GSINews-Noor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *