,

Karya Seni Besar Pawonku Pawonmu Desa Bedingin

oleh

Foto : Pertunjukan teater berkelas Dunia di atas Perbukitan Wisata Lemah Gemplah Desa Bedingin Ponorogo (Fad/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Karya seni besar hasil kolaborasi antara Seniman Ponorogo dengan  seniman Nasional  Ely Lutan, dan di dukung oleh para Seniman dari Tanah Jawa. Menutup Kegiatan Tradisi Genduri besar yang berada di Desa Bedingin. Kecamatan Sambit. Kabupaten Ponorogo. Jawa Timur malam tadi 26 Juli 2019.

Karya Seni Besar yangmengambil tema Pawonku Pawonmu, di pentaskan dalam bentuk teater di atas Perbukitan Wisata Lemah Gemplah Desa Bedingin Ponorogo, teater  Pawonku Pawonmu yang menceritakan sumber penghidupan bagi masyarakat, yaitu  pawon sebagai tempat energi kehidupan masyarakat ini, di didukung oleh puluhan seniman dari Surabya. Jogja. Solo. Tulungagung. Lampung dan Para Seniman yang ada di Ponorogo.

Beginilah karya seni yang apik Berkelas Dunia yang memadukan latar Alam Perbukitan Wisata Lemah Gemplah yang berada di Desa Bedingin Ponorogo malam kemarin. Dalam puncak tradisi genduri besar ini juga di tampilkan musik tradisonal bambu yang di padukan dengan alunan ketukan  genting dan gendang menjadikan  sebuah  alunan musik yang berkarekter  dan mempunyai nilai seni yang tinggi.

Sementara itu. Bupati  Ponorogo Ipong Muchlissoni  yang hadir dalam puncak acara kenduri besar yang berada di Desa Bedingin, mengaku terpesona  dengan karya para Seniman Seniman Nusantara yang berkolabarsi dengan seniman ponorogo.

Terkait dengan pementasan seni teater pawonku pawonmu tersebut, seniman nasional dan sekaligus sutradara  acara tersebut, mengatakan  pentas seni yang di tampilkan ini, sebagai wujud simbol kebersamaan  atara seniman sehingga bisa selalu terjalin silahturohmi yang baik, di samping itu pawonku pawonmu ini merupakan simbol kehidupan dan peranan seorang  ibu dalam memberikan penghidupan kepala keluargnya.

Sementara terkait acara genduri bungah ini. Kepala Desa Bedingin Marjuki  mengaku bersyukur  karena kegiatan genduri bungah, mendapatkan perhatian dari para seniman yang ada di Nusantara. Marjuki berharap  kegiatan genduri bungah  ini nantinya  bisa menjadi daya tarik para wisatawan, baik Wisatawan Nasional maupun Wisatawan Manca Negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *