,

Pemkab Madiun tutup Tempat Prostitusi Liar Bongpi

oleh

Foto : Warga dibantu Satpol PP Kab.Madiun bersama personil TNI-POLRI bongkar warung dikomplek makam Bongpai yang dijadikan ajang prostitusi, Jumat 09/08/2019. (Noor/GSINew.Net)

MADIUN.GSINews.Net – Paska penutupan lokalisasi muneng Jum’at siang tanggal 09 Agustus 2019, tempat prostitusi liar yang berada dikomplek makam Cina Desa Sambirejo. Kecamatan Jiwan. Kabupaten Madiun atau yang lebih dikenal dengan sebutan bongpai. Jumat pagi telah ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Madiun.

Penutupan ini dilakukan oleh warga setempat, dengan dibantu oleh Petugas Satpol Pp Kabupaten Madiun, serta personil Tni-Polri, beberapa warung yang selama ini berdiri diatas makam dan sering dijadikan ajang transaksi prostitusi dibongkar dan dirobohkan oleh warga dan petugas gabungan.

Penutupan tersebut sudah sesuai dengan Kesepakatan Warga Desa Sambirejo, dengan Bupati Madiun Ahmad Dawami, pada musyawarah yang digelar pada Kamis malam tanggal 08 Agustus 2019 kemarin.

Seperti diketahui, warga sekitar selama ini merasa resah dengan adanya praktek prostitusi di wilayahnya, warga juga sangat khawatir dengan penyebaran penyakit hiv/aids serta dampak sosial masyarakat, untuk itu warga meminta kepada pihak terkait untuk segera menutup praktek tersebut dan dari hasil musyawarah, maka pada hari Jum’at 09 Agustus 2019, lokasi praktek prostitusi bongpay ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun Ahmad Dawami menegaskan, bahwa penutupan tersebut memang sudah seharusnya dilakukan apalagi, tempat atau makam tersebut telah disalah gunakan menjadi tempat prostitusi yang tidak sesuai dengan visi dan misi serta untuk mendirikan bangunan liar.

Penutupan ini tidak begitu saja, nantinya para pemilik warung yang selama ini menempati lokasi tersebut akan dipindahkan ketempat yang lebih layak yang telah disediakan oleh pemerintah daerah setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *