,

Panen Raya, Warga Gelar Tradisi Perang Nasi

oleh

Foto : Tradisi perang nasi bentuk rasa sukur terhadap Tuhan YME (Ari/GSINews.Net).

NGAWI.GSINews.Net – Ratusan warga salah satu Desa di Kabupaten Ngawi, menggelar tradisi unik yakni perang nasi, sebagai bentuk rasa syukur atas panen raya padi, mereka saling melempar nasi bungkus setelah sebelumnya melaksanakan kenduri di Punden Desanya.

Tradisi perang nasi digelar di Punden Desa Pelang Lor Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, setelah menggelar kenduri, ratusan warga saling berebut nasi bungkus, mereka kemudian saling melempar nasi bungkus untuk merayakan kegembiraan, tradisi perang nasi menarik banyak pengunjung dari masyarakat sekitar maupun dari luar daerah.

Tradisi perang nasi merupakan bagian dari tradisi perayaan panen raya dan bersih desa, aktivitas ini bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas keberadaan mata air di desanya, berbeda dari zaman nenek moyang, para pemuda kemudian menambahkan kegiatan, saling lempar nasi bungkus untuk meramaikannya.

Sebelum diperebutkan dan digunakan saling lempar, warga dan masyarakat, pengunjung diperbolehkan membawa pulang dan makan sepuasnya, nasi bungkus tersebut merupakan sumbangan dari warga, yang dibawa dari rumah masing masing.

Setelah perang nasi selesai, warga kemudian mengumpulkan nasi yang berceceran, untuk digunakan sebagai pakan ternak, sisa makanan yang bercampur tanah, dianggap warga merupakan sedekah kepada  binatang yang ada di kawasan hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *