,

Buntut Ricuh Suporter Bola Marak Beredar Selebaran “Tolak Persis Solo” Di Kota Madiun.

oleh

Foto : Selebaran penolakan terhadap club sepak bola PERSIS Solo tertempel ditembok-tembok diwilayah Kota Madiun(Rabu, 21/08/2019) (Noor/GSINews.Net)

MADIUN.GSINews.Net – Pasca terjadi kericuhan suporter sepakbola bola dalam laga Derby Mataraman, antara Persis Solo melawan Psim Jogjakarta di Stadion Wilis Kota Madiun pada tanggal 17 Agustus lalu. Rabu Pagi Tanggal 21 Agustus 2019. Warga Kota Madiun dikejutkan dengan adanya selebaran di beberapa tembok jalan-jalan di Kota Madiun, yang berisi ajakan Tolak Persis Solo.

Selebaran ini selain ditempel dibeberapa tembok dipinggir jalan, juga disebar di jalan-jalan di kawasan Kota Madiun, masyarakat sekitar tidak mengetahui secara pasti siapa yang melakukan penempelan dan penyebaran selebaran yang berisi penolakan terhadap club persis solo,  untuk berlaga di Kota Madiun, meski begitu beberapa selebaran yang ditempel ditembok di sepanjang ruas Jalan Suhud Nosingo, tepatnya disamping Smpn 4 Madiun telah banyak yang disobek.

Seperti diberitakan sebelumnya, suporter persis solo berulah dan melakukan sweeping saat pertandingan melawan psim jogja pada tanggal 17 Agustus pekan lalu, bahkan dalam kericuhan ini, seorang wartawan televisi lokal menjadi korban penganiayaan oleh para supporter.

Walikota Madiun Maidi menegaskan, bahwa persis solo tetap diperbolehkan ber homebase di Kota Madiun, dan hal ini tentunya dengan syarat-syarat tertentu, salah satunya adalah jangan sampai meresahkan masyarakat Kota Madiun dan merusak aset Pemerintah Daerah.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak tertentu yang mengklaim terkait peredaran dan penempelan selebaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *