,

Dua Wanita Kurir Sabu 4 Kg Terancam Pasal Berlapis Dengan Ancaman Hukuman Mati

oleh

Foto : Dua wanita kurir sabu seberat 4,226 Kg jalani sidang dakwaan di PN Kabupaten Madiun(Selasa, 27/08/2019)(Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Dua kurir narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram lebih, Selasa Siang Tanggal 27 Agustus 2019, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun Jawa Timur.

Dua wanita terdakwa kurir sabu yang di duga dikendalikan oleh jaringan dari dalam lapas klas 1 Madiun ini, hanya bisa tertunduk lesu dalam sidang perdana dengan agenda dakwaan, yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun Teguh Harisa, SH.

Dalam dakwaannya, dua jaksa penuntut umum menuntut kedua terdakwa dengan pasal berlapis, yaitu pasal 114 dan atau pasal 112 junto pasal 132 ayat 2 uu no. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal atau hukuman mati.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua wanita kurir sabu ini berhasil diringkus Bnnp Jatim, pada tanggal 02 Mei 2019 lalu, saat akan menerima paket sabu seberat 4,226 kilogram yang diselundupkan dari Malaysia ke Riau kemudian dikirim melalui biro jasa pengiriman paket tiki, ke bekas lokalisasi Gude Desa Teguhan Kabupaten Madiun Jawa Timur. Siti Artiasari Warga Bukit Tunggal Palangkaraya Kalimantan Tengah Bersama Rekannya Natasya, yang berprofesi sebagai driver online ini mengaku hanya diberikan upah masing-masing sebesar tujuh juta sebagai kurir narkoba.

Selanjutnya sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda saksi, dan akan menghadirkan Edmond Gani, narapidana di Lapas Madiun serta dari petugas Bnnp Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *