,

Tradisi Bedol Pusoko Untuk Mengingatkan Kembali Sejarah Pemerintahan Ponorogo Masa Lampau

oleh

Foto : Tradisi budaya  atau ritual bedol pusoko, pasukan  kerajaan siap mengawal perjalanan  3 pusaka milik Pemerintahan Kabupaten Ponorogo dari  Rumah Dinas Pringgitan menuju Makam Bataro Katong. (Tim Lip/GSINews.Net)

PONOROGO.GSINews.Net – Tradisi budaya  atau ritual bedol pusoko Songsong Tunggul Wulung, Tombak Tunggul Naga dan Akin Cindi Puspita, merupakan tradisi rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Kabupaten Ponorogo setiap tahunnya, prosesi  bedol pusoko ini merupakan  kegiatan yang cukup sacral, saat  prosesi  dilaksanakan  dan  membawa 3 pusaka  dari pringgitan menuju  makam bataro  katong, penerangan di lakukan dengan  penerangan obor  saja.

Inilah  suasana  bedol pusoko, yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Ponorogo,  dari pringgitan atau  Rumah Dinas Bupati Ponorogo malam kemarin, 30 Agustus  2019. Terlihat pasukan  kerajaan siap mengawal perjalanan  3 pusaka milik Pemerintahan Kabupaten Ponorogo dari  Rumah Dinas Pringgitan menuju Makam Bataro Katong.

Tekait acara bedol pusoko tersebut, Pangarso Bedol Pusoko Gondo Puspito menjelaskan, bahwa  bedol pusoko  ini merupakan ritual  mengambil pusaka dari Pinggitan atau Rumah Bupati untuk di arak menuju Makam Batoro Katong, karena Batoro Katong adalah pendiri dan cikal  bakal Kabupaten Ponorogo, dan yang kedua  bedol pusoko ini juga untuk mengingat  sejarah, bahwa  Ponorogo ini mempunyai pusaka pusaka  besar dari peninggalan-peninggalan Brawijaya  V.

Sementara  terkait dengan kegiatan tradisi bedol pusaka ini. Bupati Ponorogo  Ipong Muchlissoni mengatakan, bahwa  tradisi bedol pusaka tersebut juga untuk mengingatkan kembali sejarah kepada Masyarakat  Ponorogo, tentang  keberadaan Pemerintahan  Ponorogo masa lampau, dimana Kota Pemerintahan Kapupaten Ponorogo  berada,  perpindahan dari kota lama pemerintahan saat ini, dan perpindahan itu bukan saja pemerintahanya, namun juga pusa pusaka sebagai simbol  Pemerintahan Kabupaten Ponorogo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *