,

Ratusan Ribu Warga Saksikan Kirab Pusaka Ponorogo

oleh

Foto : Iring iringan pembawa  Tri Pusaka yang menjadi kebanggan Pemerintah dan Masyarakat Ponorogo (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Penghujung akhir rangkain kegiatan  grebeg suro  tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Ponorogo  Sore Kemarin 31 Agustus 2019, melaksanakan kirab pusaka dan penjamasan 3 pusaka yang menjadi kebanggaan  Kabupaten Ponorogo , tiga pusaka  tersebut yaitu . Songsong Tunggul Wulung , Tombak Tunggul Naga dan Akin Cinde Puspito, kirap pusaka  ini  menempuh jarak sekitar  7 km,  yang di mulai dari  dari Makam  Batoro Katong menuju  Paseban Alon Alon Ponorogo.

Beginilah  antusias Warga Ponorogo dan sekitarnya untuk menyaksikan iring iringan kirab pusaka yang menjadi kebangaan Pemerintah Kabupaten Ponorogo tersebut, terlihat sepanjang jalan utama Kota Ponorogo ini  di padati penonton  yang  berjajar di sepanjang  rute jalan yang akan di lalui  iring iringan kirap pusakat tersebut, bahkan  masyarakat rela menunggu berjam jam  dan duduk  di jalan  untuk menyaksikan  kemeriahan  kirab pusaka tersebut,

Dalam  rangkaian kirap pusaka  ini, di  awali dengan  barisan drumben yang di tampilkan oleh siswa siswi  berbagai sekolah yang ada di Ponorogo,  yang membuat suasana  semarak dan meriah kirab, penampilan barisan pasukan drumben ini tidak hanya  menyuguhkan kemeriahannya dalam  menyuguhkan musik saja, namun juga menampilkan  berbagai busana yang menarik,  sehingga tidak sedikit  penonton yang ada di sepanjang  jalan  menyepatkan untuk mengabadikan dan berselfi  moment tersebut.

Inilah iring iringan pembawa  Tri Pusaka yang menjadi kebanggan Pemerintah dan Masyarakat Ponorogo, dalam iring iringan tersebut  para pembawa pusaka di kawal oleh warok sepuh dan  ki demang yang ada di ponorogo, dan di belakang pembawa pusaka ini terlihat  puluhan kereta kuda, kereta kuda dengan barisan  utama  Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni  dan Istri Yaitu Sri Wahyuni Ipong Muchlissoni. 

Sementara itu dalam rangkaian terakhir dalam kirab pusaka tersebut, di tampilkan mobil hias yang mengangkat tema  dan simbol  berbagai tokoh kerajaan yang ada di Tanah Jawa ini  beserta dayang  dan  para pengawal kerajaan.

Dalam acara puncak kegiatan kirap pusaka ini, yaitu pelaksanaan Penjamaskan Tiga Pusaka Milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yaitu Pusaka Songsong Tunggul Wulung , Tombak Tunggul Naga dan Akin Cinde Puspito yang di laksanakan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Dan seusai penjamasan pusaka , selanjutnya tri pusaka  tersebut  akan di simpan di rumah Dinas Bupati atau di Pringgitan.

Dan akhir dari  kegiatan  kirab pusaka, Pemerintah Ponorogo menyediakan buceng  yang beriskan Hasil Bumi Ponorogo  Di Porak  Masyarakat Ponorogo dan sekitarnya yang hadir di halaman paseban alon alon tersebut, dan buceng porak ini juga di percaya oleh masyarakat  bisa memberikan berkah yang baik jika mendapatkan  isi buceng tersebut, sehingga tidak sedikit masyarakat yang hadir rela berebutan dan berdesak desakan untuk mendapatkan isi buceng tersebut.

Artika salah satu Warga Madiun yang hadir dalam kirab pusaka ini mengaku  jauh jauh datang  dari Madiun ke Ponorogo di sampiing ingin melihat kemeriahan  kirab pusaka tersebut,  juga ingin  mendapatkan buceng   yang di sedikan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo tersebut, Artika mengaku senang  bisa mendapatkan salah satu hasil dari buceng tersebut, dan  berharap yang yang di dapatkan  ini, bisa memberikan keberkahan nantinya.

Sementara  terkait kegiatan grebeg suro tahun 2019 tahun ini, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengaku  bangga dan bersyukur, karena pelaksanaan grebeg suro tahun ini , berjalan lancar dan sukses, masyarakat Ponorogo penuh suka cita menyambut perayaan gebeg suro tersebut,  dan berharap  Masyarakat Ponorogo setelah grebeg suro dan memasuki Tahun Baru Islam nant, mendapatkan  berkah yang baik  dan bisa bersinergi bersama sama dengan Pemerintah Ponorogo, untuk mewujudkan  Ponorogo yang lebih maju berbudaya dan religius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *