,

BPBD Ponorogo Kerahkan 3 Tengki Air Untuk Pemadaman Tanah Api

oleh

Foto : Tim reaksi cepat Bpbd Ponorogo melakukan pemadaman bersama  10 personelnya, dengan  menyediakan 3 tangki air (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Terkait fenomena tanah api  yang berada di Desa Kupuk Kecamatan Bungkal Kapupaten Ponorogo beberapa  hari lalu, sore kemarin  26 September 2019, tim reaksi cepat  Bpbd Kabupaten Ponorogo langsung mengerahkan 10 personelnya  untuk  melakukan  pemadaman titik sumber api yang berada di Desa Kupuk tersebut.

Sekitar 3 tengki air dari tim reaksi cepat sore kemarin telah siap melakukan  pemadaman dan pembasahan  pada titik titik sumber api yang berada di area tanah api yang berada di lahan warga Desa Kupuk tersebut.

Sementara terkait  pelaksanaan pembasahan dan sekaligus pemadaman tanah api ini, koordinator tim reaksi cepat Bpbd Ponorogo Hadi  Susanto menjelaskan, bahwa pihaknya baru menerima  laporan dari warga sekitar 2 hari yang lalu, karena teknis terkait pengisian tangki air  yang agak lama, sehingga baru sore kemarin bisa meluncur untuk melakukan pemadaman bersama  10 personelnya, dengan  menyediakan 3 tangki air.

Menurut Hadi Susanto, untuk proses pemadaman  tidak ada kendala,  karena lokasi tanah api  tersebut  agak luas  sehingga  cukup memakan waktu dalam proses pembasahan pada titik titik api yang ada di lahan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa  tanah api ini ada dugaan akibat adanya pembuangan limbah dari sebuah pabrik jamu yang pernah menempati lahan tersebut,  diduga tanah ini terbakar karena cuaca yang cukup panas, sehingga limbah limbah yang tertanam kurang lebih kedalaman 3 meter inipun terbakar karena pengaruh suhu udara yang panas saat ini.

Hadi mengaku  lokasi  titik api  tersebut sangat berdekatan dengan  pemukiman, sehingga  sesegera mungkin harus di padamkan,  karena cukup bahaya jika tidak dilakukan pembasahan atau pemadaman, untuk mengantisipsi hal terburuk  keberadan lahan berapi tersebut, terutama bahaya kebakaran dan  korban luka bakar jika ada warga yang  tidak tahu bermain ke tanah api ini, jika tidak segera di lakukan pemadaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *