,

Puluhan Warga Laporkan Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Madiun Atas Dugaan Pembohongan Publik

oleh

Foto : Kedatangan puluhan warga pendukung Calon Kepala Desa Geger Mahmud Rudiyanto Ke Mapolres Madiun atas dugaan pembohongan publik (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Senin Pagi Tanggal 28 Oktober 2019, puluhan massa pendukung Calon Kepala Desa Geger Mahmud Rudiyanto menggelar aksi dengan mendatangi Mapolres Madiun.

Kedatangan puluhan warga ini dengan membawa surat laporan, didampingi oleh Sigit Ikhsan Kuasa Hukum Calon Kepala Desa yang gagal dalam Pilkades serentak, mereka melaporkan panitia penyelenggara atas dugaan pembohongan publik.

Puluhan Warga Desa Kecamatan Geger Kabupaten Madiun Jawa Timur Ini, kembali menggelar aksi di Polres Madiun dengan membentangkan sejumlah poster, mereka mendesak pihak kepolisian selaku aparat penegak hukum untuk dapat turut serta mengambil sikap terkait permasalahan Pilkades Dikabupaten Madiun.

Permasalahan yang mereka adukan adalah terkait sengketa Pilkades di Desa Geger. massa pendukung Calon Kepala Desa Mahmud Rudiyanto yang dinyatakan kalah oleh panitia,bersama kuasa hukumnya diterima oleh kasat reskrim di ruangan Satreskrim Polres Madiun, sejumlah perwakilan juga nampak membawa berkas laporan, dalam berkas tersebut, mereka melaporkan panitia Pilkades Kab Madiun yaitu Joko Lelono dan Panitia Pilkades Desa Geger Mohammad Rokani, terkait dugaan tindak pidana pembohongan publik.

Secara spesifik kebohongan yang dimaksud adalah salah satu aturan membuka kotak suara hasil coblosan, dimana sebelumnya panitia bersikukuh enggan membuka kotak suara hasil pilkades sebelum adanya keputusan hukum yang kuat atau incrah dari Pihak Pengadilan. 

Kasat Reskrim Polres Madiun Akp Logos Bintoro, kepada awak media menjelaskan, bahwa pihaknya masih akan mendalami isi laporan dari pelapor, yang nantinya akan ditindak lanjuti dan dilakukan gelar perkara terkait laporan masyarakat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *