,

Pemohon SKCK Waswas Polisi Tingkatkan Keamanan.

oleh

Foto : Pasca Insiden Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, pelayanan bagi masyarakat di Polres Madiun tetap berjalan normal seperti biasa tanpa hambatan, namun tetap meningkatkan kewaspadaan (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Pasca Insiden Bom Bunuh Diri atau yang disebut Lone Wolf, yang terjadi di Polrestabes Medan Pada Rabu pagi lalu, membuat resah warga yang datang ke Polres Madiun untuk membuat SKCK, menyikapi hal tersebut, Petugas Polres Madiunpun meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terhadap pengunjung yang hendak masuk ke Mako Polres Madiun.

Meskipun tidak semua warga yang sedang mengurus SKCK merasa takut, namun beberapa warga mengaku waswas atas kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan pada Rabu pagi kemarin.

Terlebih pemohon SKCK saat ini meningkat lima kali lipat, bersamaan dengan pendaftaran CPNS yang mulai dibuka pada awal minggu ini.

Wakapolres Madiun Kompol Soehono menjelaskan, bahwa pelayanan bagi masyarakat tetap berjalan normal seperti biasa tanpa hambatan, namun pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dalam pengamanan Mako Polres Madiun. Terutama di sentra-sentra pelayanan pengurusan SKCK dan SIM.

Soehono menambahkan, untuk pengamanan di pos SPKT yang bersebelahan dengan layanan pembuatan SKCK tidak ada penambahan jumlah personil, personil penjagaan tetap berjumlah 18 orang, dibagi dalam tiga kali shif, dan tentunya juga dilengkapi dengan persenjataan lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *