,

Seminar Kepariwisataan Internasional Universitas Muhammadiyah Ponorogo

oleh

Foto : Bentuk kepedulianUniversitas Muhammadiyah Ponorogo terhadap  potensi  wisata lokal, menggelar seminar dan workshop terkait kepariwisataan (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO. GSINEWS.NET – Sebagai bentuk kepeduliannya Universitas Muhammadiyah Ponorogo  Jawa Timur terhadap  potensi  wisata lokal, siang kemarin  Fakultas  Ilmu Sosial Dan Politik  Universitas  Muhammadiyah Ponorogo, menggelar seminar dan workshop terkait kepariwisataan yang mendatangkan nara sumber  Yusuf Harsono Dekan Fisip  Unmuh Ponorogo dan  prof. Dr Abdul Aziz  Serta Prof. Dr Wan  Ahmad Puad dari Universitas Zainal Abidin Malaysia.

Terkait seminar kepariwisataan tersebut, para nara sumber dari malaysia  Prof. Dr. Abdul Aziz dan Prof Dr. Wan Ahmad Puad, mengakui kekayanan dan keindahan alam Indonesia yang sangat  luar bisa, termasuk keindahan  dan potensi alam yang ada di Ponorogo, kedua nara sumber ini  mempunyai keyakinan, bahwa Kepariwisataan Indonesia akan  maju dengan pesat jika di tangani secara baik, begitu juga dengan kepariwisataan yang ada di Ponorogo.

Sementara terkait dengan seminar kepariwisataan ini, dekan Fisip Universitas Muhammadiyah Ponorogo  Yusuf Harsono mengatakan, bahwa  kepariwisataan lokal tidak kalah menarik jika terkonsep dan di kelola dengan baik, sementara  menanggapi maraknya  desa wisata yang ada di Ponorogo, Yusuf  mengaku menyambut positif terhadap semangat warga desa, karena dengan antusiasme warga desa ini akan  memberikan perubahan yang  baik nantinya, terutama dalam sektor ekonomi, namun demikian untuk  mewujudkan desa wisata tersebut tidak mudah, apalagi seperti dilihat bahwa desa-desa wisata yang ada, tidak bisa menampilkan yang beda dan unik, dan kebanyakan apa yang di suguhkan desa satu dan yang lainnya sama, sehingga hal tersebut  tidak menarik dan hal ini yang menjadi kendala dan sulit untuk mewujudkan sebuah desa wisata tersebut, sehingga konsep  dan management sebuah desa wisata perlu di pikirkan secara matang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *