,

Polisi Temui Kendala Dalam Mengungkap Penyebab Kematian Noval

oleh

Foto : Tewasnya balita 4 Tahun, pihak keluarga enggan mengijinkan untuk dilakukan otopsi pada jasad korban sehingga petugas inafis hanya sebatas melakukan visum luar (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Pihak Kepolisian terus melakukan penyelidikan atas kasus kematian balita bernama Muhammad Noval Muhtarom. Warga Desa Nglambangan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun Jawa Timur, namun upaya pihak kepolisian untuk mengungkap misteri kematian Noval mengalami kendala, lantaran pihak keluarga tidak memberikan ijin otopsi terhadap jasad balita berumur 4 tahun tersebut.

Kematian balita Muhammad Noval Muhtarom yang tidak wajar, dengan kondisi tubuh penuh luka melepuh membuat pihak pihak kepolisian berupaya keras melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, dan dari hasil visum sementara ditemukan sejumlah luka luka melepuh disekujur tubuh korban.

Sehari setelah kematian bocah malang tersebut. Kasat Reskrim Polres Madiun / Akp Logos Bintoro menyatakan, bahwa pihaknya terus  melakukan penyelidikan terkait kasus meninggalnya Noval, sejumlah saksi bakal dipanggil termasuk pihak medis dari Klinik Pratama Wahyu Husada, Rumah Sakit Dr Soedono, serta dari pihak Rumah Sakit Santa Clara.

Logos  menambahkan,  dalam proses penyelidikan, pihak keluarga enggan mengijinkan untuk dilakukan otopsi pada jasad korban sehingga petugas inafis hanya sebatas melakukan visum luar, padahal untuk memudahkan mengetahui penyebab pasti kematian Noval dibutuhkan hasil otopsi dari tim medis.

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya obat obatan yang dikonsumsi oleh Noval yang diberikan oleh pihak medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *