,

Kades Gondang Pace, Terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polres Nganjuk

oleh

Foto : Petugas Unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Nganjuk, menangkap basah pelaku tipikor di sebuah rumah makan di Kota Nganjuk (Roy/GSINews.Net).

NGANJUK.GSINews.Net – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nganjuk melakukan Operasi Tangkap Tangan (Ott) terhadap Wahyu Nurhadi, Kepala Desa Gondang Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Nurhadi kepergok melakukan pungutan liar (pungli), berkedok pengurusan izin lingkungan, yang digunakan sebagai persyaratan izin operasi produksi.

Terkait  Ott ini, Kapolres Nganjuk Akbp Handono Subiakto menjelaskan, Petugas Unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Nganjuk, menangkap basah pelaku di sebuah rumah makan di Kota Nganjuk dengan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 19,7 juta, 1 unit handphone dan satu lembar surat permohonan Kepada Kades Gondang pada Jumat Siang 13 Desember 2019, sekitar pukul 14.00 wib.

Akbp Handono Subiakto mengaku, keberhasilan operasi  setelah  mendapat informasi dari pengusaha tambang bahwa Wilayah Desa Gondang Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk akan dilewati jalur pengangkutan hasil tambang dari Desa Genjeng Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, dari informasi ini petugas mengembangkan penyelidikan dan akhirya berhasil menangkap basah pelaku saat melakukan transaksi di salah satu rumah makan yang berada di Nganjuk, dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar 19 juta 700 ribu rupiah dari Mardi Susanto salah satu pengusaha di Nganjuk.

Kapolres Nganjuk Akbp  Handono Subiakto menambahkan, dari kasus ini tersangka terjerat  dengan pasal 12 huruf e dan atau pasal 11 UURI Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UURI Nomer 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *