,

Instruksi Bupati No 01 Tentang Sampah Tak Di Indahkan

oleh

Foto : Sampah  yang menumpuk di bak penampungan sampah milik Warga Kelurahan Rejosari Kecamatan Kawedanan, menimbulkan bau tidak sedap, juga parkembangan lalat yang di yakini sebagai sumber dari segala penyakit (Is/Mer/GSINews.Net).

MAGETAN.GSINews.Net – Keberadaan  sampah  yang menumpuk di bak penampungan sampah milik Warga Kelurahan Rejosari Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan Jawa Timur, menimbulkan ketidak nyamanan warga.

Selain dari keberadaannya yang menimbulkan bau tidak sedap, juga parkembangan lalat yang di yakini sebagai sumber dari segala penyakit itu nampak sangat luar biasa peningkatan jumlahnya. Di khawatirkan nanti  bisa menjadi pemicu terganggunya kesehatan warga sekitar.

Menurut badriyah, salah seorang warga yang juga sebagai penjual makanan dam minuman.  Mengatakan bahwa penumpukan sampah yang terjadi di sebabkan, karena sudah sekitar 2 minggu ini truk atau petugas pengangkut sampah tidak datang untuk mengambil  sampah yang ada di depan warung atau rumah mereka. Padahal menurut pengakuannya bahwa selama ini warga juga tertib membayar retribusi kebersihan. 

Di temui di kantornya pada Kamis 19 Desember 2019, Sa’if Muchlisson Selaku Kepala Dlh (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Magetan menerangkan, bahwa tanggung jawab dari penanggulangan sampah itu sebenarnya bukan hanya pada pemerintah saja, tapi merupakan tanggung jawab bersama.

Dan untuk sementara ini Dlh hanya menangani yang ada di dalam kota, dan untuk yang di wilayah lain hanya pada pasar dan puskesmas yang telah punya kerjasama dengan Dlh.

Dia juga menerangkan bahwa di luar itu telah ada instruksi bupati no. 01 tahun 2019 yang mengatakan bahwa seluruh kepala desa dan kelurahan untuk – membentuk minimal 3 bank sampah, membentuk pengelola kebersihan dan membuat tps (tempat pembuangan sampah).

Dan terkait pelaksanaan instruksi bupati no 01 tersebut, pihak kelurahan dan kecamatan setempat belum bisa di hubungi untuk di mintai keterangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *