,

Bupati Ponorogo Butuh Calon Wakil Bupati Yang Mempunyai Ati Segoro

oleh

Foto : Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni  siap maju kembali  dalam Pemilihan Bupati Ponorogo Tahun 2020, yang di rencanakan akan di laksanakan pada bulan September 2020 mendatang (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni  siap maju kembali  dalam Pemilihan Bupati Ponorogo Tahun 2020, yang di rencanakan akan di laksanakan pada bulan September 2020 nanti,  Bupati juga optimis pada pilkada tahun 2020, bisa memenangakan Pemilihan Bupati tersebut.

Sementara itu seusai pelaksanaan kegiatan mutasi  jabatan pegawainya di Pendopo Kabupaten Ponorogo siang kemarin, 31 Desember 2019 saat di konfirmasi  terkait calon wakil bupatinya  nanti dari mana, Ipong Muchlissoni mengaku  masih belum bisa menyampaikan, tetapi yang jelas  siapapun wakilnya apakah itu dari partai ataupun dari birokrasi atau dari mana saja, yang penting wakil yang mendampingi dirinya nanti harus mempunyai  ati segoro.

Ipong  Muchlissoni menjelaskan dalam arti ati segoro ini, yaitu dimana seorang pemimpin nanti harus berjiwa besar dan berlapang dada dan siap menerima kritikan apapun, baik kritrikan yang membangun atau kritikan kritikan yang mendiskreditkan  dirinya,  dalam  makna ati  segoro ini, kita mengetahui bahwa segoro itu menampung apapun apakah itu oli bekas, sampah, kotoran atau apapun, meski  demikian air segoro  itu tetap biru dan tenang.

Dan terkait dengan Pemilihan Bupati ini, siapa saja boleh mendaftar  karena seaiap warga negara  mempunyai hak untuk itu, dan tentunya  dengan syarat dan ketantuan  yang sudah di tentukan oleh  kpu.

Terkait dengan  pesta demokrasi pilkada pada tahun 2020 nanti,  Ipong Muchlissoni juga mengaku menyambut baik, dan Pemilihan Bupati ini merupakan kontestasi gagasan, sehingga di harapakan pada pemilihan Bupati pada tahun 2020 nanti calon-calon Bupati Ponorogo nanti, bisa memberikan  program dan gagasan yang baik untuk kemajuan  Ponorogo.

Untuk itu Bupati berharap, dalam Pemilihan Bupati para kontestan atau Calon Bupati nanti tidak perlu menjelek-jelekan atara calon  yang satu dengan calon yang lain, justru ajang kontestasi akan lebih baik  jika masing masing calon ini mempunyai gagasan dan program yang benar-benar  bisa untuk membangun ponorogo yang lebih baik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *