,

Polres Nganjuk, Tahan Korlap Tetapkan 5 Tersangka Dan Langsung Ditahan

oleh

Foto : Pasca kerusuhan aksi demo di Kantor Bupati Nganjuk beberapa hari yang lalu, polisi langsung menetapkan 5 tersangka dan melakukan penahanan (Roy/GSINews.Net).

NGANJUK.GSINews.Net – Pasca kerusuhan aksi demo di Kantor Bupati Nganjuk beberapa hari yang lalu, polisi langsung menetapkan 5 tersangka dan melakukan penahanan, sementara pihak pendemo mengaku, kericuhan di picu karena korlap aksi yang loncat pagar pendopo dan ditembak gas air mata oleh polisi hingga massa tak terkendali.

Pasca kericuhan antara massa pendemo dengan polisi, saat terjadi demo Warga Desa Ngepung dan Desa Ngerombot Kecamatan Patianrowo Nganjuk. Pihak polisi langsung menetapkan lima tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

Menurut Kasat Reskrim Iptu Nicolas Bagas, kelima tersangka diduga melakukan pengerusakan atas pagar dan gapura pendpo saat demo berlangsung, dengan cara medorong pagar secara bersama-sama.

Kelima tersangka yaitu Suyadi sebagai korlap aksi, Suroso, Sakiron, Sutrisno dan Slamet, disamping menahan kelima tersangka polisi juga megamankan sejumah barang bukti berupa potongan kayu pagar pendopo dan bongkahan batu bata gapura, serta sejumlah baju.

Polisi memproses pengrusakan tersbut berdasarkan laporan dari pelapor pihak Pemkab Nganjuk, dimungkinkan dalam pengembangannya polisi akan menambah jumlah tersangka lain.

Sementara menurut Darmaji, Ketua Keamanan Aksi Demo Desa Ngepung mengaku, demo semula berjalan terkendali, Suyadi selaku korlap aksi meminta agar ada mediasi antara perwakilan massa dengan perwakilan pemerintah, namun hingga diujung waktu demo pihak pemerintah tidak ada yang menemui.

Suyadi meminta waktu 15 menit untuk ditemui Perwakilan Pemkab, namun karena tidak ada juga yang menemui, Suyadi memaksa masuk pendopo dengan cara naik pagar dan meloncat, saat itulah pihak polisi menembakkan watercanon dan gas air mata ke massa hingga terjadi kericuhan.

Atas kericuhan demo tersebut, ada belasan peserta aksi yang mengalami luka luka termasuk anak anak dan dua anggota polisi yang terluka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *