,

Satreskoba Polres Nganjuk, Ungkap Peredaran Pil Dobel L Dan Sabu

oleh

Foto : Sebanyak 7 tersangka kasus narkoba berhasil dibekuk oleh Jajaran Satres Narkoba Polres Nganjuk dalam kurun waktu 20 hari (Roy/GSINews.Net).

NGANJUK.GSINews.Net – Sebanyak 7 tersangka kasus narkoba berhasil dibekuk oleh Jajaran Satres Narkoba Polres Nganjuk dalam kurun waktu 20 hari. Polres Nganjuk berhasil ungkap 7 kasus narkoba terdiri 1 perkara narkotika dengan  1 tersangka dan 6 perkara okerbaya dengan  6 tersangka.

Kapolres Nganjuk Akbp Handono Subiakto didampingi Kasatresnarkoba Pujo Santoso SH, saat konferensi pers di halaman Mapolres Nganjuk Jumat 10 Januari 2020 menjelaskan, dari tujuh kasus tersebut Polres Nganjuk berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 0,39 gram, okerbaya sebanyak 4.741 butir, uang tunai Rp 1.287.000,- dan 7 buah handphone.

Ke  tujuh tersangka tersebut yaitu , Saiful Anam (28 Th) Warga Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto Kota Surabaya, sedangkan  tersangka okerbaya di antaranya Ivan (21 Th) Desa Ngrami Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Adam Suwarga (25 Th) Asal Dusun Jabon Selatan Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. R. Djoko Lukito Adi (37 Th) Asal Jl. Karang Taruna Desa Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Putut Febrianto (40 Th) Asal Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk. Deny Eko Novian 23 Asal Dusun Plosorejo Desa Kemaduh Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk dan R. Tri Purnomo Adi (36 Th) Asal Jl. Pulo Wonokromo, Desa-Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya.

Kapolres  Nganjuk Akbp Handono Subiakto  menambahkan, 1 tersangka nakotika terjerat  uu ri no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana paling sedikit rp 800 juta dan paling banyak rp. 8 miliar, sedangkan tersangka lainya di kenakan  pasal 196 jo psl 98 ayat (2),(3) uuri no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10  tahun dan denda paling banyak Rp. 1 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *