,

Dinilai Tidak Sesuai Spek, Komisi C Dprd Nganjuk, Sidak Pekerjaan Jalan Dan Drainase

oleh

Foto : Kwalitas pekerjaan proyek yang buruk masih terus terjadi di Kabupaten Nganjuk, diantaranya proyek pekerjaan jalan dan drainase yang tidak sesuai spek (Roy/GSINews.Net).

NGANJUK.GSINews.Net – Kwalitas pekerjaan proyek yang buruk masih terus terjadi di Kabupaten Nganjuk, diantaranya proyek pekerjaan jalan dan drainase yang tidak sesuai spek, dan diduga sengaja dikurangi item pekerjaannya, akibatnya jalan belum satu tahun dibangun sudah rusak.

Kwalitas pekerjaan proyek yang buruk masih terus terjadi di Kabupaten Nganjuk itu,  membuat geram Anggota Dprd Nganjuk, Dprd dari komisi C ini gencar sidak.

Diantaranya proyek drainase sepaket dengan perbaikan jalan di Jalur Baron menuju Gareman dengan anggaran Dana Apbd sebesar 1 miliar lebih, yang di kerjakan oleh Cv Sinar Jaya Asal Nganjuk. Dalam sidak kali ini Dprd menemukan drainase yang di pasang tidak dilengkapi dengan penutup, sehingga drainase dibiarkan terbuka.

Sementara proyek yang dibangun asal asalan juga di temukan pada proyek pekerjaan Jalan Poros di Desa Sawahan menuju Desa Sumbersono Kecamatan Lengkong.

Jalan yang baru dibangun tahun 2019 ini baru seminggu diserahkan ke pemerintah oleh Cv Anugrah Multi Kreasi selaku kontraktor asal Nganjuk, namun jalan sudah rusak dan hancur dengan 4 titik kerusakan disepanjang jalan.

Dprd menilai ada kesengajaan dari kontraktor nakal untuk mengurangi spek, yaitu mengurangi volume ketebalan aspal sehingga aspal terlalu tipis dan gampang rusak.

Serta dari kedua proyek baik dari Cv Sinar Jaya serta Cv Anugrah Multi Kreasi tidak memasang papan nama proyek sehingga di curigai adanya kejanggalan dalam pekerjaannya.

Dprd meminta agar para kontraktor bisa bekerja dengan baik, sesuai dengan spesifikasi yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *