,

Jembatan Penghubung Nglorog Desa Sidowayah Dengan Dusun Kerep Desa Wates Terbengkalai

oleh

Foto : Jembatan Nglorog Wates yang mangkrak sampai beberapa tahun tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dalam penyelesaiannya (Is/Mer/GSINews.Net).

MAGETAN.GSINews.Net – Keberadaan bangunan Jembatan Nglorog Wates yang ada di Wilayah Desa Sidowayah Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan Jawa Timur, menyisakan berbagai pertanyaan di benak masyarakat sekitar yang belum terjawab.

Bukan karena keangkerannya, jembatan yang mangkrak sampai beberapa tahun itu, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dalam penyelesaiannya. Padahal menurut masyarakat bahwa jembatan itu amat sangat di butuhkan warga dan pengguna jalan lainnya.

Menurut Manan salah seorang warga sekitar, bahwa selama ini masyarakat harus menempuh jalan memutar sejauh lima kilometer lebih untuk menuju Magetan atau Desa Wates yang ada di seberang sungai.

Dan kalaupun harus menyeberangi sungai akan terlalu banyak resiko bagi warga, dan itupun tidak mungkin di lalui kendaraan. Apalagi di musim hujan di mana debit air sungai meningkat. Yang pasti akan sangat berbahaya bagi keselamatan penyeberang.

Hal ini akan menjadi lain jika jembatan yang menghubungkan Dusun Nglorog Desa Sidowayah dengan Dusun Kerep Desa Wates tersebut telah di bangun seratus persen.

Sementara Suyatno Kepala Desa Sidowayah saat di temui di kantornya pada 4 Februari kemarin menyatakan, bahwa ia telah menghubungi pihak Dinas Pupr Kabupaten Magetan terkait terbengkalainya jembatan tersebut. Tapi belum mendapatkan titik terang dan jawaban yang memuaskan. 

Ia berharap bahwa jembatan yang masih berupa pondasi di kanan kiri sungai itu segera bisa di realisasikan penyelesaiannya, sehingga masyarakat bisa secepat  mungkin mendapat manfaat yang sangat berimbas bagi kelancaran transportasi dan ekonomi Warga Desanya.

Sebagaimana di ketahui bahwa pembangunan kaki kaki jembatan yang ada di kanan kiri sungai besar itu telah menghabiskan anggarani DAU Kabupaten Magetan sebesar rp. 167.140.000 dengan masa pelaksanaan terhitung mulai 28 Agustus sampai 25 November 2017 yang lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *