,

Fun Climbing Olah Raga Exstrim Mulai Disukai Anak-Anak

oleh

Foto : Olah raga panjat tebing  yang di beri tema Fun  Climbing, yang di selenggarakan oleh Reyog Climbing Team atau Rct, yang merupakan salah satu club panjat tebing yang ada di Ponorogo (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Meski olah raga climbing atau panjat tebing tergolong cukup exstrim, namun olah raga panjat tebing saat ini, mulai  di gemari oleh anak-anak, bahkan penggemar olah raga panjat tebing ini tidak hanya di sukai anak laki-laki saja, namun anak perempuanpun banyak yang suka olah raga panjat tebing tersebut.

Beginilah olah raga panjat tebing  yang di beri tema Fun  Climbing, yang di selenggarakan oleh Reyog Climbing Team atau Rct, yang merupakan salah satu club panjat tebing yang ada di Ponorogo, kegiatan Fun Climbing ini di selenggarakan untuk mencari minat dan bakat para pemanjat tebing sejak dini. Dengan harapan pembinaan sejak usia dini bagi para pemanjat tebing Ponorogo ini, akan melahirkan  pemanjat tebing yang profesional, yang akhir  bisa menjuarai olah raga panjat tebing baik di tingkat  Regiona maupun tingkat Nasional.

Sementara terkait kegiatan Fun Climbing ini. Gani Eko Sukarno sebagai  Pelatih Rct menjelaskan, bahwa kegiatan fun climbing ini sengaja di lakukan untuk merangsang bagi anak-anak untuk mengikuti olah raga climbing atau panjat tebing  tersebut, karena dalam  fun climbing ini, disamping untuk melatih keberanian anak, juga di atas papan panjat tebing ini di sediakan berbagai kupon hadiah yang menarik bagi anak-anak.

Gani Eko Sukarno menambahkan, bahwa sebenarnya dalam olah raga climbing di Ponorogo ini antusias peminatnya cukup besar, bahkan dalam olah raga climbing ini, dari tim climbing anak-anak sudah sampai menjuarai baik di tingkat Regional maupun tingkat Nasional, terkait hal tersebut Gani juga berharap  bagi para atlit-atlit climbing Ponorogo ini, dari pihak Pemerintah atau Koni bisa memberikan sedikit apresiasi atau perhatian kepada atlit-atlit climbing Ponorogo, karena  secara tidak di sadari para atlit climbing ini juga telah membawa harum Kota Ponorogo baik di tingkat Regional maupun di tingkat Nasional.

Namun terkait para atlit-atlit Nasional dan Regional panjat tebing di Ponorogo ini cukup memprihatinkan, karena meski berbagai prestasi  telah di raih, namun sejauh ini masih belum dapat apresiasi dan perhatian dari Pemerintah, baik terkait pembinaan ataupun sarana dan prasarana untuk para atlit climbing Ponorogo tersebut.

Seperti Atifah dan Bilqis, atlit climbing anak-anak yang pernah menjuarai climbing baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi, namun tidak sedikitpun atlit climbing ini mendapatkan uang pembinaan dari Pemerintah dalam hal ini Koni Ponorogo, Iapun hanya mendapatkan mendali dan sertifikat saja.

Sementara itu terkait olah raga climbing atau panjat tebing ini, tidak sedikit orang tua memberikan repon positif terkait panjat tebing ini, Astutik salah satu wali murid dari Rct mengaku, bahwa olah raga panjat tebing meski sedikit exstim namun cukup asyik, dan pihaknyapun selalu mendukung anaknya untuk bisa profesional di olah raga panjat tebing ini, dengan harapan nanti anaknya juga bisa menjurai kejuaraan panjat tebing baik tingkat Regional maupun tingkat Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *