,

Walikota Madiun Meradang, Ancam Tutup Bank Dan Perusahaan Yang Tidak Ikuti Aturan

oleh

Foto : Luapan kemarahan Walikota Madiun Maidi, sesaat sebelum memberikan sambutannya pada rakornis program csr di Hotel Aston Kota Madiun Jawa Timur (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Minimnya undangan yang datang dalam rakornis sinkronisasi program csr dalam menunjang pembangunan Kota Madiun, yang digelar Di Hotel Aston pada Senin  Pagi tanggal 10 Februari 2020, membuat Walikota Madiun meradang.

Seperti inilah luapan kemarahan Walikota Madiun Maidi, sesaat sebelum memberikan sambutannya pada rakornis program csr di Hotel Aston Kota Madiun Jawa Timur.

Kemarahan orang nomor satu di Kota Madiun ini bukan tanpa seba, hal ini lantaran dari tiga puluh empat perbankan yang diundang, hanya sekitar empat belas bank yang hadir dalam rakornis csr kali ini, bahkan Walikota langsung memerintahkan opd-opd terkait untuk melakukan pengecekan izin usaha terhadap beberapa perbankan yang tidak hadir, dan apabila izinnya bermasalah, Walikota memerintahkan untuk langsung menutup izinnya.

Walikota Madiun Maidi, menegaskan bahwa dirinya akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi terhadap perusahaan dan perbankan, yang tidak mengikuti aturan Pemerintah Kota Madiun, terutama masalah pemberian csr kepada masyarakat Kota Madiun, karena csr merupakan hak masyarakat yang harus disalurkan yang telah diatur dalam undang-undang.

Maidi juga menambahkan, bahwa sudah ada sekitar tujuh investor besar yang akan masuk ke Kota Madiun, mulai dari sektor perhotelan, hingga sarana wahana wisata, untuk itulah dirinya berharap semua pihak bersinergi untuk membangun Kota Madiun menjadi lebih baik dan bisa Go Internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *