,

Warga Juwono Nganjuk Demo Menolak Pabrik Air Minum Kemasan

oleh

Foto : Puluhan Warga Desa Juwono Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganju, menggelar aksi demonstrasi Warga menolak pendirian pabrik air minum kemasan (Roy/GSINews.Net).

NGANJUK.GSINews.Net – Puluhan Warga Desa Juwono Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganju, menggelar aksi demonstrasi Di Depan Balai Desa menuntut penghentian proses pendirian pabrik air minum kemasan di Desa Juwono Kecamatan Juwono Rabu (12/2/2020).

Dengan membawa berbagai spanduk bertuliskan tuntutan, pengunjuk rasa yang juga diikuti oleh ibu-ibu itu mereka menyampaikan tuntutan itu kepada Kepala Desa.

Mereka meminta Kepala Desa mendukung gerakan penolakan pembangunan pabrik air minum kemasan tersebut. Menurut warga sekitar pabrik air minum dalam kemasan yang nantinya akan melakukan pengeboran air itu akan berdampak pada kekeringan di wilayah mereka.

Warga menolak pendirian pabrik ini karena yang yang dipikirkan masa depan anak cucu nanti. Mereka bisa saja nanti kekurangan air karena sudah dibor pabrik, ujar Wiyoko, Koordinator Demonstran.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak pabrik yang diwakili Direktur Pt Persada Nawa Kartika, M Mubin menyatakan, membatalkan rencana pengeboran sumber mata air, namun demikian pihak pabrik meminta supaya warga menyetujui kegiatan pengemasan air minum di desa tersebut, terang M Mubin.

Permintaan itu pun kembali ditolak oleh warga, pengeboran maupun pengemasan tetap kami menolak lanjutnya.

Mendapati tuntutan itu, Mubin menyatakan masih akan berkoordinasi secara internal tentang kelanjutan proses pendirian pabrik untuk pengemasan air minum, sebab menurut Mubin, pihak pabrik sudah mengantongi izin dari Pemerintah.

Izin pengeboran kami sudah ada tapi kalau warga menolak, kami batalkan tapi kalau untuk pengemasan, masih akan kami musyawarahkan di internal dulu tandas Mubin.

Namun Warga Desa Juwono, Kecamatan Kertosono tetap menolak, baik pengemasan dan pengeboran, warga tetap menolak dan menutup segala aktifitas kegiatan pabrik air kemasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *