,

Polisi Gerebek Toko Ilegal Penjual Obat Penggugur Kandungan

oleh

Foto : Polisi melakukan penangkapan terhadap Memet yang ternyata juga melakukan bisnis jual beli obat penggugur kandungan (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Satreskrim Polres Madiun Kota, melakukan penggerebekan di sebuah toko “sex shop” di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, pada Selasa Siang Tanggal  18 Februari 2020.

Beberapa petugas dari Satreskrim Polres Madiun Kota langsung memasuki sebuah toko obat yang juga menjual alat bantu seks yang berada di Jalan Raya Madiun-Ponorogo ini, dua petugas kepolisian langsung melakukan penggeledahan ditoko milik Memet Warga Desa Patihan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun ini.

Penggeledahan ditoko obat dan sex shop ini, merupakan pengembangan setelah polisi melakukan penangkapan terhadap Memet yang ternyata juga melakukan bisnis jual beli obat penggugur kandungan, baik dijual langsung di tokonya yang berada di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Raya Madiun Ponorogo, maupun secara online. Dari bisnis ilegalnya ini, Memet mengaku  mendapat omzet sekitar empat juta rupiah perbulannya.

Dan dari hasil penggeledahan ditoko milik Memet. Polisi berhasil mengamankan  sembilan paket obat yang digunakan untuk penggugur kandungan merk chitotec, beberapa obat china bermerk chin-chin dan ling po, yang kesemuanya dijual secara paketan serta tanpa dilengkapi ijin dari dinkes dan bpom, dengan harga per paketnya sebesar dua ratus lima puluh ribu rupiah.

Kapolres Madiun Kota Akbp Bobby Aria Prakasa menjelaskan, bahwa pelaku telah  melakukan jual beli farmasi tanpa dilengkapi ijin edar dan terkait siapa pemasok nya, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Selanjutnya pelaku akan dijerat dengan pasal 197 uu kesehatan no. 36 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 16 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *