,

Korban Investasi Bodong Tak Melapor Polisi, Karena Takut Uangnya Tidak Kembali

oleh

Foto : Korban investasi bodong bermodus membeli sapi perah ini mencapai ribuan, namun mereka  masih shok dan enggan melapor karena takut uang mereka tak kembali (Tim Lip/GSINews.Net).

Ponorogo.GSINews.Net – Untuk mengungkap  kasus investasi bodong yang dilakukan Cv Tri Manunggal Jaya (Tmj). Polisi datangkan saksi ahli dari Perwakilan Ojk Kediri dan Surabaya, sementara meski jumlah korban investasi bodong bermodus membeli sapi perah ini mencapai ribuan, namun mereka  masih shok dan enggan melapor karena takut uang mereka tak kembali.

Sementara untuk mengungkap kasus investasi  yang di duga bodong ini. Pihak Polres Ponorogo  sengaja mendatangkan  saksi ahli  untuk mencari kebenaran apakah Cv Tri Manunggal Jaya memang merupakan perusahaan bodong dan tidak terdaftar dalam ojk atau tidak, sebab selama ini korban tergiur investasi bermodus membeli sapi perah karena perusahaan mengaku sudah terdaftar dalam ojk,  termasuk keuntungan yang sangat menggiurkan, yakni mencapai 30 juta rupiah dalam tiga tahun.

Terkait dengan  hal tersebut hampir seluruh korban investasi bodong Cv Tri Manunggal jaya mengalami shok dan tak bisa ditemui, apalagi satu korban nilai kerugian mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Tak hanya mendatangkan saksi ahli dari ojk, namun polisi juga masih  memeriksa Direktur dan sejumlah karyawan Cv Tri Manunggal Jaya.

Sebelumnya, Rabu Siang Kemarin ratusan warga dari berbagai wilayah di Indonesia menggeruduk kantor Cv Tri Manunggal Jaya, untuk menagih janji investasi atau kemitraan membeli sapi perah dengan harga satu paketnya 19, 665 juta rupiah, pembeli paket akan mendapat keuntungan sebesar 2,3 juta rupiah per bulan,  selama 18 bulan dalam kurun waktu tiga tahun termasuk tambahan lima juta rupiah sebagai pengganti sapi yang sudah afkir.

Selain berhasil menipu ratusan warga dari berbagai provinsi. Pemilik Cv Tri Manunggal Jaya Berhasil membawa kabur uang nasabah hingga ratusan milyar rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *