,

Pertama Kali Di Indonesia Pasar Rakyat Dengan Gedung Bangunan Hijau

oleh

Foto : Pasar  rakyat modern dengan konsep gedung bangunan hijau, merupakan konsep  pasar rakyat yang nantinya akan menjadi pasar rakyat pertama kali yang ada Indonesia (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Pasar  rakyat modern dengan konsep gedung bangunan hijau, merupakan konsep  pasar rakyat yang nantinya akan menjadi pasar rakyat pertama kali yang ada Indonesia, konsep  gedung  bangunan hijau ini menyeimbangkan lingkungan yang hijau dan sejuk, dalam Area Pasar Legi ponogo jawa timur ini, dengan konsep pasar rakyat gedung bangunan hijau, yang di harapkan akan memberikan kenyamanan baik bagi para pedagang dan pengunjung yang ada di Pasar Songgo Langit  ini nantinya.

Beginilah acara seremonial gelar selamatan yang menandai pembangunan Pasar Legi Ponorogo Jawa Timur  24 Februari 2020, dalam acara selamatan dan pemotongan tupeng  ini, langsung di lakukan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni yang kemudian di serahkan kepada Pimpinan Proyek Pembangunan Pasar  Legi tersebut.

Terkait  acara ini, dalam sambutannya Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, bahwa pembangunan Pasar  Legi dengan konsep bangunan hijau ini, sesui schedule dan tidak ada istilah keterlambatan, dan pembangunan pasar  belum bisa di lakukan sebelumnya karena masih menunggu proses perijinan dari  pusat, dan di rencanakan untuk pemancangan tiang pertama nanti  akan di laksanakan oleh Presiden  Joko Widodo, untuk itu Bupati mengaku sudah mengirim surat permohoan kepada Presiden Jokowi dan mudah -mudahan sekitar bulan Maret atau April nanti  bisa datang ke Ponorogo sekaligus melihat proyek-proyek lain yang ada di Ponorogo.

Bupati menambahkan Pasar Legi Ponorogo ini, nantinya di harapkan bisa menampung seluruh Ex Pedagang Pasar Legi dan pedagang  lainnya, dan Pasar Legi ini nanti juga bisa menjadi sentral perekonomian  sekaligus tempat refreshing atau wisata keluarga, karena konsep Pasar Legi ini, memberikan konsep belanja  dengan tempat yang  nyaman dan hijau sehingga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *