,

Pihak Sma Pgri Pangalengan Lakukan Musyawarah Bantuan PIP

oleh

Foto : Pihak Sekolah Sma Pgri Pangalengan Kabupaten Bandung, melakukan musyawarah dengan orang tua siswa, terkait potongan bantun Program Indonesia Pintar (Tim Lip Biro Jabar/GSINews.Net).

BANDUNG.GSINews.Net – Pihak Sekolah Sma Pgri Pangalengan Kabupaten Bandung, melakukan musyawarah dengan orang tua siswa, musyawarah tersebut di lakukan adanya keluhan yang di sampaikan oleh orang tua siswa kepada sekolah, adanya steatmen yang di sampaikan oleh orang tua siswa melalui potongan bantun Program Indonesia Pintar.

Sementara itu Asep Sobandi Selaku Mantan Kepala Sekolah Sma Pgri Pangalengan, dan sekaligus selaku Humas Sma Pgri Pangalengan, dirinya mengklaim adanya pemotongan yang di lakukan oleh pihak sekolah, melalui bantuan Program Indonesia Pintar, steatmen yang di sampikan oleh orang tua siswa tersebut tidak benar.

Selama ini pihak sekolah tidak pernah melakukan pemotongan bantuan Program Indonesia Pintar, pihak sekolah mengklaim itu bukan pemotongan, akan tetapi pihak sekolah meminta kewajiban kepada orang tua siswa yang menunggak dana sumbangan pendidikan, dikarenakan selama ini siswa tersebut memiliki kewajiban kepada sekolah untuk melakukan pembayaran dsp.

Dikarenakan menurut perhitungan bendahara siswa tersebut memiliki tunggakan sebesar 3 juta lebih, selama sekolah 2 tahun siswa tersebut baru melakukan 2 kali pembayaran, dalam pembayaran tersebut di lakukan selama dua kali, yakni 300 ribu rupiah dan 800 ribu rupiah.

Sementara itu Iis Rusmiati selaku orang tua siswa dari Deyuni Nurpitriani, dirinya meminta maaf kepada pihak sekolah, dengan steatmen adanya potongan bantuan Program Indonesia Pintar,  pihaknya sudah melakukan klarifikasi dengan pihak sekolah, bahwa itu bukan potongan akan tetapi tunggakan biaya seragam melaui dsp, tunggakan yang harus di bayar kepada pihak sekolah yakni sebesar 800 ribu rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *