,

Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Investasi Bodong

oleh

Foto : Polisi buka posko pengaduan investasi bodong sapi perah yang didirikan di belakang Kantor Satreskrim Polres Ponorogo (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Polres Ponorogo terus melakukan pendalaman kasus investasi bodong  yang di lakukan oleh Cv Tri Manunggal  Jaya  Ponorogo Jawa Timur, dan untuk  mendalami dan membongkar kasus Investasi Fiktif C-V Tri Manunggal Jaya. Kepolisian Resort Ponorogo membentuk tim khusus penyidik, dan juga membuka posko pengaduan, hal tersebut dilakukan karena masih banyak warga yang belum melapor atas praktik penipuan berkedok investasi sapi perah tersebut.

Posko pengaduan ini didirikan di belakang Kantor Satreskrim Polres Ponorogo, warga yang ingin melaporkan Kasus Investasi Sapi Perah C-V Tri Manunggal Jaya akan dilayani di posko ini, sejumlah warga pun mulai berdatangan untuk mengadukan kerugiannya setelah bergabung dengan bisnis investasi tipu-tipu tersebut pada Rabu /26/02/2020.

Untuk melapor di posko ini ada beberapa syarat yang harus dilengkapi, diantaranya surat perjanjian kerjasama antara mitra dan pihak perusahaan, bukti transfer dana atau kuitansi, serta identitas pelapor, dari laporan tersebut nantinya akan diteruskan ke bagian penyidik untuk melengkapi alat bukti kepolisian.

Selain membuka posko pengaduan, polisi juga membentuk tim khusus penyidik  untuk mengungkap kasus ini. Hingga saat ini sudah ada ratusan warga yang melapor ke Polres Ponorogo, karena menjadi korban Investasi C-V Tri Manunggal Jaya, selain warga Ponorogo, para pelapor juga datang dari berbagai daerah lain, sementara tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka diantaranya Hadi Suwito sebagai Direktur, Arie Setiawan Bendahara Cv Tmj, serta Galih Kusuma, yang memiliki gagasan investasi fiktif ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *