,

Hina Wali Kota Madiun, Pemilik Akun Facebook Dilaporkan Ke Polisi

oleh

Foto : Belasan orang yang mengatasnamakan masyarakat Kota Madiun, mendatangi Mapolres Madiun Kota untuk melaporkan salah satu unggahan diakun media sosial facebook yang berbau ujaran kebencian terhadap Wali Kota Madiun Maidi (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Setelah Walikota Surabaya yang beberapa waktu lalu dilecehkan di media sosial, kini hal serupa dialami oleh Wali Kota Madiun Jawa Timur.

Belasan orang yang mengatasnamakan masyarakat Kota Madiun, Rabu Sore Tanggal 4 Maret 2020, mendatangi Mapolres Madiun Kota, kedatangan sekelompok masyarakat ini untuk melaporkan salah satu unggahan diakun media sosial facebook yang berbau ujaran kebencian terhadap Wali Kota Madiun Maidi.

Seperti diketahui, dalam sebuah komentar di postingan pemberitaan online terkait tukar guling aset Pemkot Madiun dengan Pt.Kai disalah satu group media sosial facebook, pada Hari Selasa, Tanggal 03 Maret 2020, sebuah akun facebook bernama Rio Setiyono sempat membuat anggota group serta masyarakat Kota Madiun meradang, pasalnya dalam komentarnya pemilik akun tersebut menuliskan hujatan kepada Wali Kota Madiun, tidak hanya itu si pemilik akun juga menulis kata-kata kotor dan tidak pantas dalam komentarnya bahkan dalam komentar itu juga nama Presiden RI juga dicatut.

Didik, salah seorang perwakilan masyarakat mengatakan, melihat sosok pemimpinnya dihujat dirinya bersama masyarakat Kota Madiun merasa tidak terima dengan membawa berkas laporan dan bukti screenshoot yang ada, akhirnya pihaknya melaporkan akun tersebut ke Polres Madiun Kota.

Sementara itu Iptu Pitoyo Kanit Tipidter Polres Madiun Kota menjelaskan, bahwa pihak yang akan dilaporkan ini merupakan delik aduan, pihak kepolisian menyarankan kepada pelapor untuk membuat surat pengaduan, dalam hal ini adalah Wali Kota Madiun sebagai pihak yang dirugikan, baru selanjutnya di laporkan secara resmi di Polres Madiun Kota, polisi masih mendalami kasus ini dan jika nantinya benar terbukti, pelaku bisa dijerat dengan uu ite dengan ancaman hukuman, minimal lima tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *