,

Satpol PP Ngawi Dan TNI Bubarkan Penjual Dipasar Hewan Dipinggir Jalan

oleh

Foto : Satpol Pp Kabupaten Ngawi, dibantu dengan anggota batalyon armed 12 kostrad membubarkan kerumunan warga dalam aktivitas pasar hewan di pinggir jalan (Eko B/GSINews.Net).

NGAWI.GSINews.Net – meski telah ada larangan untuk berkerumun, namun hingga kini masih banyak yang tidak mengindahkan aturan tersebut, terbukti Satpol Pp Kabupaten Ngawi dibantu anggota batalyon armed12 kostrad membubarkan kerumunan aktivitas dipasar hewan yang di pinggir jalan.

Sejumlah anggota Satpol Pp Kabupaten Ngawi, dibantu dengan anggota batalyon armed 12 kostrad membubarkan kerumunan warga dalam aktivitas pasar hewan di pinggir jalan, kegiatan warga tersebut tepat berada di depan pasar hewan yang sebenarnya sudah ada spanduk tutup sejak awal bulan April ini, guna untuk mengantisipasi covid – 19 atau untuk memutus mata rantai virus corona tersebut.

Dalam penertiban ini petugas langsung menyuruh para pedagang dipasar hewan, untuk mengemasi barang dagangan mereka, penertiban ini bukan tanpa alas an karena sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona (covid-19), terlebih Pemkab Ngawi juga sudah memberikan warning keras atau himbaun keras agar untuk sementara pedagang yang berasal dari luar kota untuk tidak masuk Wilayah Kabupaten Ngawi.

Kepala Satpol Pp Kabupaten Ngawi Eko Heru Tjahjono menjelaskan, penghentian aktivitas dipasar hewan yang dipinggir jalan ini  sudah sesuai aturan dari Pemkab Ngawi. Terlebih keberadaan mereka banyak yang dari daerah luar Kota Ngawi sehingga sangat rawan penyebaran covid-19 atau virus corona, disamping itu kegiatan jual beli dipasar hewan yang dipinggir jalan ini, juga tidak termasuk dari kegiatan pasar hewan itu sendiri.

Salah Satu Pedagang Suko Isworo mengaku, idak keberatan dengan penertiban itu, pihaknya dapat memahami langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Ngawi, namun ia mendesak pemerintah juga memperhatikan nasib para pedagang jika harus berhenti berjualan karena memang sebagai sumber pendapatan dari berjualan.

Seperti diketahui berbagai langkah antisipasi penyebaran covid-19 atau virus corona yang dilakukan Pemkab Ngawi, mulai penyemprotan desinfektan hingga pemberlakukan, kawasan wajib bermasker dan penutupan pasar hewan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *