,

Gubernur Jawa Timur Tinjau Exit Tol Ngawi Pos Penyekatan

oleh

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat melakukan kunjungan situasi penyekatan di pos pantau Exit Tol Ngawi bersama rombongan (Eko B/GSINews.Net).

NGAWI.GSINews.Net – Pasca larangan mudik Oleh Pemerintah. Gubernur Jawa Timur. Khofifah Indarparawansa menyiagakan petugas gabungan di 8 titik pos penyekatan di perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, hal ini di lakukan untuk mencegah arus mudik dari Jabodetabek yang merupakan zona merah penyebaran wabah virus covid-19, mereka yang nekat akan di arahkan putar balik oleh petugas ke daerah asal.

Hal itu di sampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat melakukan kunjungan situasi penyekatan di pos pantau Exit Tol Ngawi bersama rombongan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Lucky Hermawan, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen Tni Widodo Iryansyah. Minggu 26 April siang.

Penyekatan dilakukan oleh petugas gabungan dari unsur Tni-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan Dan Bpbd Kabupaten Ngawi, ke 8 titik lokasi penyekatan arus mudik itu diantaranya di perbatasan Tuban, Bojonegoro-Cepu di Ngawi perbatasan Mantingan dengan Sragen, baik jalur arteri maupun tol. Magetan dengan Karanganyar, Ponorogo dengan Wonogiri, Pacitan dengan Wonogiri, dan Pelabuhan Ketapang-Banyuwangi. Sejak dua hari terakhir tercatat sudah lebih dari 1.170 kendaraan pemudik dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan Bali yang masuk ke Jawa Timur, dipaksa putar balik, namun dari 8 pos penyekatan tersebut, 500 kendaraan diantaranya masuk melalui pos di Ngawi, yang merupakan pintu masuk dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, kecuali kendaraan bbm, kendaraan medis dan kendaraan sembako diizinkan melintas.

Salah satunya di cek point Ngawi di sini cek point yang paling ramai diantara 8 cek point yang ada, sudah ada 1,170 kendaraan 500 diantaranya masuk melalui  kota Ngawi, kecuali kendaraan yang bermuatan  barang dan bbm.

Penyekatan yang ada di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah, arus mudik ini dilakukan selain larangan mudik oleh pemerintah juga untuk memutus mata rantai wabah virus covid19, dari zona merah di Dki Jakarta yang masuk ke Jawa Timur.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *