,

Nenek Berusia 100 Tahun, Hidup Sebatang Kara Di Lereng Gunung

oleh

Foto : Toinem, nenek berusia lebih dari 100 tahun, warga Desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo ini, hidup sebatang kara di sebuah Lereng Gunung TlogodurI (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Dengan kondisi ekonomi yang sangat minim, seorang Warga Ponorogo hidup sebatang kara dilereng gunung yang lokasinya terpencil, ia memasak sendiri untuk kebutuhan makan setiap harinya.

Toinem, nenek berusia lebih dari 100 tahun, warga Desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo ini, hidup sebatang kara di sebuah Lereng Gunung Tlogoduri. Nenek Toinem hanya bisa menghabiskan waktu di rumahnya sendiri yang berukuran empat kali enam meter persegi. Untuk makan sehari-hari Nenek Toinem, memasak sendiri, namun bahan makanannya nunggu kiriman dari anak-anaknya atau dari pihak desa setempat, meski sudah lanjut usia. Toinem ini masih kuat untuk melakukan aktifitas sehari-hari seperti memasak.

Meski memiliki 2 anak. Toinem lebih memilih tinggal dirumahnya sendiri, walaupun lokasinya terpencil dan jauh dari pemukiman warga lainnya, menurut Toinem, rumah satu satunya ini merupakan hasil jerih payah dirinya dan sang suami dan harus ia tempati sampai ajal menjemputnya.

Karena kondisi ibunya sudah tua, anaknya sudah pernah mengajak serumah dengannya, namun Toinem lebih memilih tinggal dirumah yang kondisinya apa adanya tersebut. Pihak keluarga dan pihak desa setempat terus melakukan pengawasan terhadap Toinem, ia juga mendapat bantuan sembako tiap bulannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *