,

Petugas Exit Tol Ngawi Menghentikan Kendaraan Mobil Di Atas Towing

oleh

Foto : Jasa towing yang membawa mobil honda jazz nopol b 1519 kyp di exit tol Ngawi, dihentikan petugas dari Kepolisian Resort Polres Ngawi (Eko B/GSINews.Net).

NGAWI.GSINews.Net – Antisipasi maraknya pemudik sewa jasa towing. Petugas Kepolisian Resort Polres Ngawi, Jawa Timur, geledah seluruh kendaraan pengangkut mobil pribadi, jika di temukan pemudik didalamnya akan di kembalikan ke kota asal, di temukan seorang penumpang bersembunyi di dalam mobil yang diangkut oleh jasa towing dari Jakarta.

Sejumlah petugas dari Kepolisian Resort Polres Ngawi, yang melakukan penyekatan larangan mudik ini, menghentikan jasa towing yang membawa mobil honda jazz nopol b 1519 kyp di exit tol Ngawi, saat dilakukan penggeledahan di temukan seorang penumpang bersembunyi di dalam mobil berwana putih tersebut, oleh petugas penumpang itu langsung di turunkan dan di bawa ke pos pantau larangan mudik berikut ke dua awak jasa towing, mulai kelengkapan surat kendaraan di periksa oleh petugas. Kepada petugas penumpang mengaku bukan pemudik, ia hanya di suruh mengatarkan mobil dari Jakarta, ke seorang pembeli di wilayah Madiun.

Karena tidak bisa istirahat ia pun tidur di dalam mobil yang di bawa oleh jasa towing tersebut, namun petugas tidak percaya begitu saja jasa towing yang di kemudikan oleh Mulyana, Warga Tarogong Kaler, Garut Jawa Barat ini,  baru di perbolehkan melanjutkan perjalanan ke Madiun setelah petugas mendapatkan identitas pembeli mobil, tak hanya itu petugas juga menghentikan jasa towing lainnya yang mengangkut mobil toyota alpard, hanya saja saat di lakukan penggeledahan di dalam mobil mewah itu tidak di temukan penumpang.

Sebelumnya meski sudah ada larangan mudik, namun masih saja banyak pemudik yang nekat pulang ke kampung halamannya, berbagai upaya di lakukan pemudik mulai dari bersembunyi di dalam truk barang hingga turun di sejumlah ruas jalan tol Ngawi-Solo, mereka yang ketahuan oleh warga langsung diamankan mulai di suruh mandi di sumur sawah hingga akhirnya di arahkan ke puskesmas setempat, sementara yang di pergoki petugas di minta kembali ke daerah asal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *