,

Kembali Zona Hijau, Menjadi “Kado Spesial” Hari Jadi Kota Madiun Ke-102

oleh

Foto : Ditetapkan sebagai zona hijau, Kota Madiun bisa dikatakan sebagai daerah yang berhasil mengkontrol persebaran covid-19 dan hal ini adalah kado terindah dihari jadi Kota Madiun ke-102 (Noor/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Peringatan hari jadi Kota Madiun ke-102 tahun ini sedikit berbeda   dari tahun-tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan saat ini seluruh dunia khususnya Kota Madiun, masih berdampingan dengan wabah covid-19.

Walikota Madiun sendiri menyatakan, bahwa peringatan hari jadi Kota Madiun ke-102 tahun ini lebih difokuskan untuk kegiatan sosial, religi dan olah raga, seperti terlihat pada Sabtu Malam. walikota Madiun Maidi bersama unsur Forkopimda Kota Madiun, turun kejalan membagikan nasi kotak kenduri langsung kepada setiap pengguna jalan yang melintas di depan balaikota Madiun, nampak antusias masyarakat cukup tinggi, ini terbukti hanya dalam hitungan menit ratusan nasi kotak kenduripun habis terbagikan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran dan pengajian umum oleh Ir.Musbahul Huda, MBA yang merupakan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Wilayah Jawa Timur. bertempat di Taman Balaikota. Tasyakuran ini diksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan covid 19 dengan tetap menjaga jarak, wajib menggunakan masker serta mencuci tangan.

Seiring dengan hari jadi ke 102 tahun ini. Kota Madiun mendapatkan kabar gembira yang datang dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menyatakan bahwa Kota Madiun menjadi daerah pertama yang berubah kembali menjadi zona hijau. Dengan ditetapkan sebagai zona hijau maka Kota Madiun bisa dikatakan sebagai daerah yang berhasil mengkontrol persebaran covid-19 dan tentu saja hal ini adalah menjadi kado terindah dihari jadi Kota Madiun ke-102.

Walikota Madiun Maidi, Ddalam pers confrence menyatakan sangat bersyukur dengan kembalinya Kota Madiun ke zona hijau, untuk itu semua kegiatan perekonomian di Kota Madiun akan dibuka kembali, dan tentunya tidak meninggalkan protokoler kesehatan.

Acara ditutup dengan penampilan grup angklung dari Jogja di Taman Sumber Umis, meski terlihat sangat sederhana namun kegiatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat.                 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *