,

Warga Desa Jatigreges Pace, Terima Blt Tahap Ke II Dari Kemensos

oleh

Foto : Warga Desa Jatigreges Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk menerima bantuan langsung tunai (blt) yang dananya berasal dari Kemensos (Roy/GSINews.Net).

NGANJUK.GSINews.Net – Warga Desa Jatigreges Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk menerima bantuan langsung tunai (blt) yang dananya berasal dari Kemensos, mereka ini dikategorikan masyarakat yang terdampak pandemi corona.

Mereka mendapatkan bantuan langsung tunai (blt) dengan masing-masing 600 ribu per keluarga penerima manfaat, bantuan ini juga akan diberikan kepada mereka selama 3 bulan berturut-turut yang dianggarkan dari Kemensos terang Kades Jatigreges, Pace. Katimin di sela pembagian blt Jumat 19 Juni 2020.

Diketahui, penyaluran blt tersebut diterimakan 153 warga di lima Dusun, Desa Jatigreges, Kecamatan Pace, pada acara tersebut juga dihadiri langsung oleh perangkat desa setempat serta seluruh Muspika Kecamatan Pace.

Saikun warga Desa Lemah Puteh yang kesehariannya bekerja sebagi petani saat dimintai komentarnya mengatakan, sangat berterima kasih kepada pihak Pemerintah terutama Pemdes Jatigreges hingga bisa mendapatkan blt ini.

Secara umum, realisasi blt pada saat ini diberikan kepada 153 warga Desa Jatigreges di lima dusun antara lain, Dusun Aditoyo, Jatigreges, Lemahputeh, Jurangjero, Kulak Secang. Data keluarga penerima manfaat dengan besaran 600 ribu yang didapat setiap penerima.

Dewi Warga Dusun Aditoyo mengatakan, sangat beruntung sekali kepada Pemerintah khusunya Pemdes Jatigreges beserta.

Kades Jatigreges Katimin, juga menambahkan, walaupun mendatangkan warga dalam jumlah banyak untuk dikumpulkan pendopo balai desa, di sana petugas perangkat desa tetap menjalankan protokol kesehatan covid-19 dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter.

Sementara warga yang datang juga wajib memakai masker serta sebelum memasuki ruangan harus cuci tangan dan di tes suhu tubuhnya.

Kades Katimin juga memastikan, warga penerima manfaat yang mendapat bantuan langsung tunai, bergiliran mendapatkan bantuan yang lain, sebelumnya tak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah serta yang telah dikategorikan warga kurang mampu oleh perangkat desa yang melakukan pendataan.

Mengenai sistem pemberian bantuan langsung tunai ini, maka warga diwajibkan membawa kartu keluarga asli serta ktp, kemudian melakukan absensi kehadiran penerimaan, setelah itu warga penerima di foto lengkap beserta uang tunai 600 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *