,

40 Warga Diisolasi, Satu Desa Lockdown Lokal

oleh

Foto : Satgas desa menutup seluruh akses menuju desa, termasuk mengisolasi 40 warga yang kontak erat dengan jasad korban maupun keluarga (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINEWS.Net – Buntut pemakaman pasien positif covid 19 tanpa protokoler kesehatan, sebanyak 40 warga diisolasi mandiri dibalai desa setempat, bahkan akses jalan  menuju desa setempat tutup total selama 14 hari.

Seluruh akses jalan menuju Desa Panjeng Kecamatan Jenangan Ponorogo Senin siang ditutup rapat menggunakan portal, bahkan tampak sejumlah warga berjaga jaga dilokasi selain itu warga Desa Panjeng juga tidak diijinkan keluar, warga luar desapun juga tidak diijinkan masuk kecuali kendaraan pembawa logistic.

Penutupan seluruh akses menuju Desa Panjeng ini buntut dari adanya pemakaman rn 43th, satu pasien positif covid-19 tanpa protokoler kesehatan termasuk diiringi banyaknya pelayat.

Sebelumnya korban memiliki riwayat kerap berpergian ke Surabaya, terakhir saat berada dirumah korban mengeluh sakit panas dan nyeri perut hingga dirawat dirumah sakit.

Sayang korban tidak kooperatif, sebab saat ditanya korban tidak mengaku jika sering bepergian, setelah menjalani perawatan tujuh hari korban meninggal dan dimakamkan secara biasa oleh warga karena dokter menyatakan korban meninggal karena sakit jantung.

Keesokan harinya pasca pemakaman, muncul swab tes jika korban positif hingga akhirnya satgas desa menutup seluruh akses menuju desa, termasuk mengisolasi 40 warga yang kontak erat dengan jasad korban maupun keluarga.

Rencananya penutupan akses menuju Desa Panjeng Kecamatan Jenangan, akan dilakukan selama empat belas hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *