,

New Normal Pemain Reyog Obyok Wajib Pakai Face Shield

oleh

Foto : Pagelaran reyog new normal yang di gelar di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo Jawa Timur (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Dalam suasana pandemi Covid-19 Kabupaten Ponorogo memulai lagi kegiatan reyog obyok seretak yang digelar setiap tanggal 11, namun dalam pentas reyog obyok tersebut harus mematuhi protokol kesehatan.

Seperti inilah pagelaran reyog new normal yang di gelar di Halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Pagelaran ini dengan tata cara baru yakni seluruh penari jathil menyesuaikan protokol kesehatan, seperti mengunakan face sield, sarung tangan dan  menerapkan physical distancing.

Tak hanya para penari kesenian reyog dan pengrawit, namun para penonton pun juga harus menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan jaga jarak antar penonton.

Menurut Bupati Ponorogo, pagelaran reyog new normal ini sebagai tanda dimulainya kembali reyog obyok yang di gelar setiap tanggal 11 diseluruh desa, namun dengan adanya pandemi ini  reyog obyok hanya akan digelar di 21 Kecamatan, itupun harus menerapkan protokol kesehatan.

Bupati juga menambahkan pencanangan reyog new normal ini juga sebagai contoh kepada masyarakat Ponorogo yang hendak menggelar kesenian reyog yang akan datang.

Sementara dengan mematuhi protokol kesehatan ini, para penari mengaku kesulitan untuk bergerak, sebab dengan memakai face sield sangat menganggu pernafasan, disisi lain para penari mengaku senang dengan digelarnya kesenian reyog ini, karena selama 4 bulan tidak ada kegiatan sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *