,

Lewat Program Pisew Pemdes Sidorejo Realisasikan Pembangunan TPT

oleh

Foto : Pemdes Sidorejo bersama warga masyarakat membangun infrastruktur dengan merealisaikan talut penahan tanah ( tpt ) di Dusun Gedong Rt 06 Rw01, Sabtu 25 Juli 2020 (Pras/GSINews.Net).

MADIUN.GSINews.Net – Sebagai upaya dalam  pengentasan  kesenjangan  antar wilayah, Direktorat Jendral Cipta Karya melakukan program pengembangan infrastruktur di kawasan khusus.

Salah satunya adalah dengan melakukan pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (Ibm) mulai program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew).

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupr) terus mempercepat penyaluran program padat karya tunai (pkt/cash for work) di tengah ketidakpastian perekonomian pada masa  pandemi covid-19.

Pemdes Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun Jawa Timur, untuk menunjang perekonomian dan kesejahteran bagi masyarakat di tengah  situasi pandemi covid-19. Pemdes Sidorejo bersama warga masyarakat membangun infrastruktur dengan merealisaikan talut penahan tanah ( tpt ) di Dusun Gedong Rt 06 Rw01, Sabtu 25 Juli 2020.

Dalam program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (pisew).  Ada tiga wilayah dalam pembangunan ini yaitu Desa Sidorejo, Desa Bongsopotro dan Desa Sugihwaras, dengan total anggaran keseluruhan 590.000.000, dan dengan tolal keseluruhan pekerja sembilan puluh warga masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di tengah situasi pandemi covid-19 ini.

Sunyoto menyampaikan, dalam proses pembangunan tpt yang berlokasi di Desa Sidorejo sudah 40 persen pengerjaan dengan panjang pembangunan 338 meter, yang nantinya mengubungkan Desa Bongsopotro ,dan untuk Desa Sidorejo untuk pembangunan tpt ada 22 pekerja dalam pembangunan ini.

Sunyoto berharap, dengan terbangunan tpt ini bisa menjadi akses tranportasi dan akomodasi antar desa dan bisa menunjang perekonomian dan kesejahteran masyarakat , dan harapan kami dari pembanguan ini bisa berlanjut lebih baik lagi supaya masyarakat bisa merasakan sarana dan prasarana tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *