,

Kunjungan Dinas Tenga Kerja Provinsi Jatim Ke Rumah Kasih Sayang

oleh

Foto : Kegiatan warga disabiltas yang ada di Rumah Kasih Sayang, diharapkan nantinya, warga binaan bisa lebih mandiri dengan bekal ketrampilan yang di berikan (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Berkat kesabaran dan kegigihan para pengurus dan relawan organisasi sosial Rumah Kasih Sayang, dalam  memberikan perhatian dan pembinaan ketrampilan kepada warga disabilitas yang ada di Ponorogo. Hari Selasa 28 Juli 2020 Rumah Kasih Sayang mendapatkan kunjungan dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, dalam kesempatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur mengaku cukup mengapresiasi kegiatan-kegiatan sosial yang di lakukan  di rumah kasih sayang tersebut, dan untuk meningkatkan  ketrampilan warga binaan Di Rumah Kasih Sayang tersebut. Melalui Blk Provinsi  Jawa Timur yang ada di Ponorogo, Pihak Dinas Tenaga Kerja akan selalu siap memberikan  program-program pelatihan yang di butuhkan  warga binaan di rumah kasih sayang tersebut.

Sementara itu terkait kegiatan yang ada di Rumah Kasih Sayang ini. Kepala Blk Provinsi Jawa Timur Muh Jumali menjelaskan, bahwa selama ini pihak Blk dan Rumah Kasih Sayang telah terjalin hubungan yang baik, dalam rangka pelatihan pelatihan yang di butuhkan oleh Orsos Rumah Kasih Sayang ini, terutama pelatihan pelatihan yang di khususkan bagi warga disabilitas.

Muh. Jumali mengaku untuk pelatihan-pelatihan bagi warga binaan disabilitas yang ada di Rumah Kasih Sayang ini. Pihak Blk juga telah mempersiapkan pelatihan-pelatihan yang tepat bagi warga disabilitas, seperti pelatihan membatik, pembuatan  keset , anyaman dan lainnya yang  dimungkinkan sangat mudah di lakukan oleh penyadang disabilitas tersebut, dengan program pelatihan tersebut, di harapakan warga disabilitas yang ada di Rumah Kasih Sayang ini bisa mandiri nantinya.

Terkait dengan kegiatan yang ada di Rumah Kasih Sayang ini. Ketua  Orsos  Rumah Kasih Sayang Jainuri  menjelaskan, bahwa saat ini  Lks Orsos  Rumah Kasih Sayang telah membina sekitar 200 lebih warga disabilitas, dengan berbagai macam bentuk keterbatasan warga disabilitas tersebut, yaitu mulai tuna rungu, cacat lahir, keterbelakangan mental dan keterbatasan lainnya.

Jainuri berharap, kegiatan warga disabilitas yang ada di Rumah Kasih Sayang ini, warga disabiltas nantinya bisa lebih mandiri dengan bekal ketrampilan yang di berikan di Rumah Kasih Sayang melalui Blk tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *